Breaking News:

Kurban Tak Boleh Berkerumun, Warga Kota Sukabumi Pilih Hewan Kurbannya Dipotong di Penjual

Tujuan hewan kurbannya langsung disembelih ditempat miliknya, karena mereka tidak mau repot pengurusannya dan menghindari adanya kerumunan.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Dian Herdiansyah
Situasi Pemotongan Hewan Kurban di Berkah Mandiri Farm 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sejumlah Warga Kota Sukabumi yang berkurban menyerahkan hewan kurbannya untuk dipotong atau disembelih terlebih dahulu di tempat mereka membelinya.

Seperti halnya penjual hewan kurban Berkah Mandiri Farm yang beralamat di kampung Tanjungsari, Desa Kebonpedes Kabupaten Sukabumi.

Warga Kota Sukabumi yang membeli kurban di tempat tersebut menyerahkan masalah penyembelihan pada Berkah Mandiri Farm, tiak disembelih di tempat pembeli.

"Ada empat konsumen dari Kota, disembelih di sini, mereka hanya tahu beres tinggal membagikan saja," ujar Ujang Ari, pemilik Berkah Mandiri Farm, Rabu (20/7/2021).

Menurut Ujang, tujuan hewan kurbannya langsung disembelih ditempat miliknya, karena mereka tidak mau repot pengurusannya dan menghindari adanya kerumunan.

"Intinya mereka terima bersih. Kalau harus kurban di rumahnya masing-masing tidak bisa. Apalagi katanya di Kota ada aturan berkurban tidak boleh berkerumun," terangnya.

Baca juga: Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas, Bisa Awet 2-3 Bulan, Kondisi Masih Bagus Saat akan Dimasak

Antara harga jual hewan kurban dengan hargan langsung di potong, kata Ujang, ada perbedaan, namun tidak besar dan masih bersahabat

"Ada penamhaban harga, seperti halnya dari harga Rp 22 Juta, menjadi Rp 23 Juta, karena ada pegawai yang harus dikasih upah," pungkas Ujang.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing, Olah Daging Kurban Idul Adha 2021 Jadi Sajian Lezat

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved