Breaking News:

Ditinggal Salat Idul Adha, Rumah Tukang Cilok di Banjarsari Ciamis Ludes Terbakar

Saat salat Idul Adha, sebuah rumah milik tukang cilok di Banjarsari pagi ini (20/7/2021) sekitar pukul 6:30 WIB ludes terbakar api.

Penulis: Padna | Editor: Siti Fatimah
dok.suwarno/warga
Saat salat Idul Adha, sebuah rumah milik tukang cilok di Banjarsari pagi ini (20/7/2021) sekitar pukul 6:30 WIB ludes terbakar api. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Saat salat Idul Adha, sebuah rumah milik tukang cilok di Banjarsari pagi ini (20/7/2021) sekitar pukul 6:30 WIB ludes terbakar api.

Diketahui pemilik rumah tukang cilok bernama Nasirin (33) warga RT 10/2 Dusun Citaman, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa barat.

Kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting listrik, yang akibatnya hampir seluruh rumah beserta isinya ludes terbakar.

Baca juga: Kronologi Terbakarnya Gedung BPOM, Polisi Periksa Lima Saksi yang Merupakan Pekerja Bangunan

Menurut satu saksi warga Cicapar, Suwarno (46) menyampaikan, bahwa ketika para warga berangkat ke Mesjid menuaikan shalat Idul Adha tiba-tiba ada luapan api dari rumah Nasirin.

"Katanya dari korsleting listrik, dan warga melihat apinya sekitar jam 7 lah membesar, nah langsung salah satu warga tersebut menginformasikan kepada pemilik rumah yang sudah berada di Mesjid," ujar Suwarno saat dihubungi Tribunjabar.id melalui seluler, Selasa (20/7/2021).

Kemudian, lanjut Ia, warga setempat pun langsung berbondong-bondong berupaya memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.

Baca juga: Kantor BPOM Terbakar, Petugas Mampu Melokalisasi Api pada Pukul 22.31 WIB

"Kita bersama Warga lainya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran (damkar), ramai - ramai mencoba memadamkan api," katanya.

Namun, ungkap Ia, karena api cukup besar, rumah dan semua barang yang berada di ruangan rumah Nasirin habis terbakar.

"Kerugian kemungkinan sekitar Rp 100 juta, karena selain kulkas, TV dan dokumen penting, semua alat dagangannya juga seperti beberapa gerobak cilok, serta motor ikut terbakar," ucap Suwarno.

Baca juga: Dua Anggota Pasukan Elit TNI AU Luka Serius, Diserang Warga, 30 Bangunan Ludes Terbakar

"Karena, Nasirin seorang tukang cilok dan setiap harinya sering berjualan keliling khususnya di Desa Cicapar."

Sementara, saat ini warga bersama pemerintah setempat membersihkan puing - puing akibat kebakaran.

"Ini sedang beres-beres, dan alhamdulilah pemerintah juga sudah memberikan bantuan berupa sembako," ucapnya.

Dan karena rumahnya tidak layak ditempati, kata Ia, sementara Nasirin dan keluarganya tinggal bersama orangtuanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved