Breaking News:

UPDATE 3 ASN Disdik Kabupaten Bandung Kena OTT Pungli, 70 Kepala SD Dimintai Duit, Ini Alasannya

Ini modus yang dipakai tiga ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung untuk meminta uang dari kepala SD.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
SHUTTERSTOCK
Setop pungutan liar. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung, diperiksa Satgas Saber Pungli Jawa Barat terkait dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap kepala sekolah dasar (SD).

Ketiga ASN tersebut berinisial SH, EA dan AD.

Ketiganya diamankan tim Saber Pungli Jabar pekan lalu, karena diduga melakukan pungli dengan total belasan juta rupiah.

"Orangnya itu sudah kami periksa," ujar Kepala Bidang Data dan Informasi Satgas Saber Pungli Jabar, M Yudi Ahadiat saat dihubungi, Senin (19/7/2021).

Dikatakan Yudi, pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga ASN, setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Kasus tersebut terjadi di dua kecamatan yakni Pangalengan dan Kertasari.

Masing-masing pelaku, kata dia, menjabat sebagai koordinator wilayah dan pengawas SD di Pangalengan dan Kertasari.

"Tiga itu yang diduga kuat yang bersangkutan melakukan pungli terhadap kepsek SD," katanya.

Menurut dia, SJ yang menjadi Korwil mengintruksikan untuk meminta uang Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu kepada setiap kepala SD.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved