Breaking News:

Tuna Netra Kena Denda PPKM Darurat Rp 50 Ribu, Juru Bicara Satgas Covid-19; Bukan Petugas

Seorang tunanetra kena denda PPKM darurat Rp 50 ribu namun ternyata yang memberi sanksi adalah oknum mengaku petugas Satgas Covid-19

Penulis: Padna | Editor: Siti Fatimah
Instagram @ndorobei.rescue
ilustrasi Cerita nasib pria tunanetra kena denda gara-gara masker sedikit turun 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pasca viralnya seorang Tunanetra yang di denda Rp 50 ribu di kota Banjar, Jawa barat, Kepolisian Resor Banjar memberikan himbauan kepada masyarakat setempat.

Polres Banjar AKBP Ardiyaningsih melalui Polsek Patroman AKP Rusdianto,menyampaikan, dari sisi khamtibmas hal tersebut terjadi karena adanya yang memanfaatkan sanksi denda oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kami memohon, agar masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Warga harus mengantisipasi agar tidak menjadi korban berikutnya, dan patuhi aturan yang ada," ujar Rusdianto kepada beberapa wartawan di Pendopo kota Banjar, Senin (19/7/2021).

Baca juga: 17 Hari PPKM Darurat, Jumlah RT Zona Merah di Majalengka Masih di Angka Puluhan, Ini Daftarnya

Karena menurutnya, ini awalnya dari ketidakpatuhan terhadap masalah prokes dengan tidak memakai masker dan dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan ataupun pemerasan kepada warga yang tidak taat akan aturan.

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut tidak hanya nenimpa ketika aturan PPKM Darurat diberlakukan. 

Sebelumnya, ada beberapa kejadian yang dialami anak-anak yang menggunakan handphone ditempat umum, juga itu dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. 

"Tolong sekali lagi agar tidak terjadi korban kejahatan khususnya di masa PPKM Darurat, warga mohon mematuhi peraturan yang ada," katanya.

Baca juga: Desak Pemda Cabut PPKM Darurat, Warga Berikan Obat Tetes Mata dan Sandal Jepit, Ini Maknanya

Sementara Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Banjar, Agus Nugraha mengungkapkan, permohonan maafnya dan menegaskan kejadian tersebut bukan ulah Satgas Covid-19.

"Kami atas nama pemerintahan kota Banjar melalui satgas, memohon maaf. Dan yang nenimpa seorang tunanetra itu bukan dari Satgas," ucap tegasnya.

Diketahui sebelumnya, seorang tunanetra di kota Banjar tersebut di denda Rp 50 ribu oleh orang yang tidak dikenal.

Ia di denda Rp 50 ribu sekitar pukul 6:30 WIB karena masker yang dikenakannya dalam posisi melorot. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved