Breaking News:

Sekda Kota Bandung Sebut Insentif untuk Tenaga Kesehatan Tidak Mungkin Terlambat

Insentif untuk dana kesehatan di Kota Bandung tidak ada kendala dan tidak mungkin terlambat karena sudah dianggarkan sejak awal tahun.

Penulis: Tiah SM | Editor: Seli Andina Miranti
dok.RSUD Lembang
ILUSTRASI tenaga kesehatan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Insentif untuk tenaga kesehatan di Kota Bandung tidak ada kendala dan tidak mungkin terlambat karena sudah dianggarkan sejak awal tahun.

"Kami telah dana insentif sebesar Rp 118 miliar untuk tenaga kesehatan di Kota Bandung sudah sudah clear waktu itu tidak ada masalah, jadi tidak mungkin pembayaran terlambat," ujar Sekda Kota Bandung Ema Sumarna di Pendopo, Senin (19/7/2021).

Ema mengatakan, dana Insentif untuk tenaga kesehatan yang menangani kasus Covid-19 diambil dari dana silva tahun lalu.

Menurut Ema, insentif untuk tenaga kesehatan di Kota Bandung tidak boleh terlambat karena dananya sudah ada.

"Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan yang harus benar-benar diperhatikan dan kita juga support," ujar Ema.

Menurut Ema, aggaran itu ada mekanisme walaupun sekarang pusat sudah memberikan ruang untuk recopusim itu ada proses artinya ditindaklanjuti ada realokasi dari skpd-skpd.

"Harus nurut mana-mana yang tadinya akan dilaksanakan sekarang menjadi tidak dilaksanakan," ujarnya.

Baca juga: Jabar Baru Menyalurkan 34,26 Persen Insentif untuk Nakes Covid-19, Sisanya Masih Tunggu Ini

Ema minta para SKPD untuk menginventarisasi mana yang sekiranya tidak urgent bisa dipending dialihkan tangani kasus covid.

Ema mengakui, dana APBD sangat terbatas karena pendapatan turun drastis.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, dana insentif tenaga kesehatan untuk bulan Juni dan Juli segera cair peka ini.

"Tidak ada keterlambatan," ujarnya.

Begitu juga Kepala Puskesmas Pasirkaliki Bandung dr Deborah mengatakan jajaran selalu menerima dana Insentif setiap bulan tidak pernah lambat.

"Dana Insentif lancar jaya," ujarnya.

Baca juga: Nakes di Kota Cirebon Akan Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga, Kadinkes Jelaskan Alasannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved