Breaking News:

Polisi dan Satgas Covid-19 di Garut Gandeng Ulama Saat Pelaksanaan Idul Adha, Cegah Pelanggaran Ini

Kepolisian Resor Garut menerjunkan personil dan Satgas Covid-19 bekerja sama dengan tokoh ulama di setiap kecamatan untuk memantau langsung

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Kepolisian Resor Garut turunkan 550 personel gabungan dalam pengamanan  malam Idhuladha 1442 Hijriah, Senin (19/7/2021).

"Kita turunkan 550 personel (di wilayah perkotaan) dari semua elemen, TNI Polri, Satpol PP. Malam ini mengantisipasi terkait masalah malam takbiran termasuk pengamanan," ujar Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

Ratusan personel tersebut akan disiagakan di 13 titik penyekatan yang ada di Garut dengan melakukan himbauan agar masyarakat tidak berkerumun di malam takbir.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyekatan di Sejumlah Akses Menuju Bandung, Antisipasi Arus Mudik Idul Adha

"Cara bertindaknya di titik penyekatan, mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dalam rangka melaksanakan kegiatan masyarakat," ucapnya.

Ia menjelaskan pengamanan tersebut juga dilakukan dalam kegiatan Salat Ied dan penyembelihan hewan qurban.

"Kami adalah penegak prokes, tentunya dengan adanya agenda penyelenggaraan Iduladha 1442 Hijriah supaya masyarakat tetap menegakan prokes," ucapnya

Baca juga: Takbiran Iduladha 2021 di Lapas Warungkiara Sukabumi, Diikuti Terbatas oleh 10 Napi Blok Santri

Selain itu pihaknya juga menerjunkan personil dan Satgas Covid-19 bekerja sama dengan tokoh ulama di setiap kecamatan untuk memantau langsung penyembelihan hewan qurban agar tidak terjadi pelanggaran prokes demi mencegah penularan virus Covid-19.

"Harapannya jangan sampai penyelenggaraan Idul Adha semakin memperparah laju penularan COVID-19 di Garut," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved