Breaking News:

PPKM Darurat

Pemkab Bandung Barat Siap Perpanjang PPKM Darurat, Hengky Kurniawan Minta Masyarakat Taati Aturan

Pemkab Bandung Barat siap mengikuti jika pemerintah pusat memperpanjang PPKM Darurat.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat ditemui di Padalarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) siap untuk memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat hingga akhir Juli sesuai keputusan pemerintah pusat.

Sebelumnya, pelaksanaan PPKM Darurat di Jawa dan Bali, termasuk di dalamnya wilayah KBB ini sudah dimulai sejak 3 Juli dan berakhir pada 20 Juli 2021.

Namun PPKM Darurat ini resmi diperpanjang hingga akhir Juli mendatang.

"Intinya kami ikuti apapun keputusan pemerintah pusat soal PPKM Darurat tersebut. Tapi memang kemarin kita dengar kabarnya akan diperpanjang sampai akhir Juli," ujar Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, Senin (19/7/2021).

Dengan adanya keputusan ini, pihaknya meminta masyarakat bisa terus mengikuti segala aturan yang diterapkan selama pelaksanaan PPKM Darurat jika kebijakan tersebut tak mau kembali diperpanjang. 

"Misalnya setelah selesai yang akhir Juli lalu diperpanjang lagi, mudah-mudahan sudah selesai di akhir Juli saja kasihan masyarakat dan pelaku usaha termasuk wisata," katanya.

Menurutnya, salah satu faktor yang paling penting dalam PPKM Darurat ini yakni penerapan disiplin protokol kesehatan pada masyarakat supaya tren kasus positif Covid-19 di KBB khususnya bisa menurun. 

"Kuncinya, kan, ini disiplin prokes, supaya nanti tren kasus positifnya menurun. Kalau banyak yang melanggar ya risikonya terus perpanjangan," ucap Hengky.

Tak hanya itu, untuk menekan lonjakan kasus Covid-19, pihaknya juga terus melakukan vaksinasi secara masif terhadap masyarakat di semua kecamatan di Bandung Barat

"Untuk saat ini persentase vaksinasi kami baru sekitar 20 persen. Tapi kita terus lakukan masif. Cuma kan terkendala stok vaksin dan vaksinator yang terpapar Covid-19," ucap Hengky Kurniawan.

Baca juga: Pedagang Pasar Baru Bandung: PPKM Darurat Jangan Diperpanjang, Jika Diperpanjang Perbaiki Sistemnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved