Breaking News:

MUI Purwakarta Imbau Penyembelihan Kurban di Tempat Terbuka dan Hindari Kerumunan Orang

Apabila nantinya terjadi penumpukan hewan kurban agar dalam pelaksanaan pemotongan bisa dilakukan lain waktu untuk menghindari terjadinya kerumunan

Istimewa/ Diskominfo Kabupaten Purwakarta
Ketua MUI Kabupaten Purwakarta KH Jhon Dien 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta imbau penyembelihan hewan kurban di Purwakarta bisa bekerjasama dengan Rumah Potong Hewan (RPH) serta bisa dilakukan di lingkungan terbuka.

Ketua MUI Kabupaten Purwakarta KH Jhon Dien tidak akan bosan untuk tetap mengimbau kepada masyarakat di Purwakarta apabila pelaksanaan penyembelihan hewan kurban untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar tidak terjadi penularan Covid-19.

"Dari mulai hewannya, waktunya, panitianya, harus memenuhi syarat yang telah ditentukan. Begitu juga dengan pelaksanaanya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata KH Jhon Dien, Senin, (19/7/2021).

KH Jhon Dien yang juga merupakan ketua dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purwakarta, mengatakan, apabila nantinya terjadi penumpukan hewan kurban agar dalam pelaksanaan pemotongan bisa dilakukan lain waktu untuk menghindari terjadinya kerumunan masa.

"Jika di suatu tempat atau masjid ternyata banyak hewan kurban yang harus dipotong, maka dapat diatur waktunya, jadi tidak usah sekaligus dipotong hari itu juga. Karena sesuai kaidah, pemotongan hewan kurban dapat dilakukan dari mulai tanggal 10, 11 dan 12 Djulhijah. Jadi waktunya di urai saja, dan itu kurbanya tetap sah," ujarnya.

Baca juga: Iduladha 1442 H di Tengah Pandemi, Pemkot Cirebon Minta Tak Ada Takbir Keliling hingga Ziarah Kubur

Bukan hanya itu, dirinya meminta untuk seluruh elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Purwakarta untuk melaksanakan doa serta istigosah memohon agar wabah Covid-19 segera berakhir.

"Kami juga mengimbau, agar para pengurus MUI di semua tingkatan secara rutin dan continue melaksanakan doa, manaqi, yasinan, istigosah, secara bersama jama’ah yang secara khusus memohon kepada Allah agar Covid-19 segera berakhir," ucapnya.

Baca juga: Semua Masjid Agung di Kabupaten Sukabumi Tak Akan Menggelar Salat Iduladha 1442 H

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved