Breaking News:

Kehamilan Meningkat, Layanan Ruang Bersalin RSUD Ciamis Sampai ditutup Sementara, Diduga Karena Ini

RSUD Ciamis mulai Minggu (18/7) menutup sementara layanan bersalin karena kapasitasnya sudah terisi penuh oleh ibu-ibu bersalin.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
ilustrasi RSUD Ciamis - RSUD Ciamis mulai Minggu (18/7) menutup sementara layanan bersalin 

TRIBUNJABAR.ID,CIAMISRSUD Ciamis mulai Minggu (18/7) menutup sementara layanan bersalin. Ditutupnya ruang bersalin tersebut bukan karena ada nakes  yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Tetapi ditutupnya layanan ruang bersalin (perinatalogi)nya karena kapasitasnya sudah terisi penuh oleh ibu-ibu bersalin.

Demikian juga dengan ruang NICU (neonatal intensive care unit).

Baca juga: Bagaimana Perawatan Kehamilan di Masa Pandemi?

“Sebanyak 10 bed di ruang perinatalogi sudah penuh. Makanya sejak kemarin layanan bersalin kami tutup sementara,” ujar Direktur RSUD Ciamis, dr H Rizali Sofiyan MM kepada Tribun Senin (19/7).

Untuk sementara ibu-ibu yang akan bersalin terpaksa dialihkan ke rumah sakit yang lain. Atau tetap di puskesmas setempat dan tidak dirujuk ke rumah.

Pada masa pandemi ini menurut dr Rizali ada kecenderungan meningkatnya jumlah ibu-ibu yang hamil.

Mungkin dengan adanya anjuran di rumah saja, atau kebijakan bekerja di rumah saja (WFH) katanya telah meningkatkan angka kehamilan.

Sangat jarang, RSUD Ciamis menutup layanan ruang bersalin (prenatalogi) lantaran ruang penuh, BOR-nya terisi penuh.

Baca juga: Mengapa Ibu Hamil Dilarang Jadi Pendonor Plasma Konvalesen? Ini Penjelasan Dokter Ahli

BOR Wuhan masih penuh sesak

Sejak diberlakukannya PPKM Darurat mulai Sabtu (3/7) lalu sampai Selasa (20/7) tingkat hunian ruang isolasi khusus RSUD Ciamis selalu terisi penuh , Bed occupancy rate (BOR)-nya masih sekitar 100%.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved