Breaking News:

Kapan Pandemi Covid-19 Akan Berakhir? Ini Penjelasan Kepala BIN Budi Gunawan

Budi, berdasarkan hasil prediksi medical inteligence, sehingga pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Editor: Ravianto
AFP/HECTOR RETAMAL
Seorang petugas medis terlihat memandangi mayat pria yang terbaring di depan toko furnitur di Wuhan, China, pada 30 Januari 2020. Jurnalis AFP yang mengambil gambarnya tidak bisa mengonfirmasi bagaimana meninggalnya. Namun, pengguna jalan meyakini dia meninggal karena terinfeksi virus corona. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol Purn Budi Gunawan menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 masih bakal berlangsung cukup lama.

Hal tersebut, kata Budi, berdasarkan hasil prediksi medical inteligence, sehingga pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kita harus tahu dari prediksi medical inteligence, pemetaan lapangan secara medis oleh ahli dan WHO gunakan, pandemi ini masih panjang," ujarnya saat meninjau vaksinasi Covid-19 secara door to door di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (18/7/2021).

Atas hal tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk bisa meningkatkan kesadaran dan proteksi diri dari potensi penularan Covid-19 melalui vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan. 

Ia mengatakan, dengan vaksinasi Covid-19 yang menjadi upaya nyata pemerintah untuk menekan kasus positif Covid-19 di masyarakat, minimal bisa mencegah diri kita dari kematian.

"Kalaupun terpapar (Covid-19) itu penyembuhannya akan lebih cepat. Pemerintah sangat peduli menyelamatkan masyarakat, mari yang belum divaksinasi agar segera divaksinasi," kata Budi.

Sementara bagi masyarakat yang sudah divaksinasi, Budi juga meminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya menekan potensi penularan Covid-19. 

"Tentunya kami sangat mengharapkan seluruh masyarakat harus disiplin menerapkan prokes," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat untuk menggunakan masker double karena ada varian baru yang lebih ganas dan cepat penularannya, sehingga upaya ini menjadi kunci untuk pencegahan.

Baca juga: Ikuti Mozambik dan Amerika, Kepala BIN Cek Vaksinasi Door To Door di Kawasan Padat Penduduk di KBB

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved