Breaking News:

Hari Ini Pemkab Sumedang Kirim 5000 Paket Bansos, Masih Ada Dua Bansos yang Bakal Cair

Kabar baik untuk warga Kabupaten Sumedang. Pasalnya, Pemkab Sumedang bersama Baznaz Sumedang mulai mendistribusikan bantuan sosial PPKM Darurat

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Kiki Andriana
Bbupati Sumedang Dony Ahmad Munir 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNJABAR.D, SUMEDANG - Kabar baik untuk warga Kabupaten Sumedang. Pasalnya, Pemkab Sumedang bersama Baznaz Sumedang mulai mendistribusikan bantuan sosial (bansos) PPKM Darurat

Pendistribusian bantuan itu dilakukan kepada ribuan penerima manfaat yang tersebar di 26 kecamatan.

"Total ada 5000 paket sembako yang disalurkan pada hari ini,  setiap satu kantungnya bernilai sebesar Rp100 ribu. Mudah-mudahan bisa membantu," ucap Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat ditemui TribunJabar id, di Kantor IPP Sumedang.

Baca juga: Cara Unik Pemuda Bandung Protes PPKM Darurat Diperpanjang; Tak Usah Diet, PPKM Bikin Turun Kiloan

Dony Ahmad Munir menyebutkan, sasaran penyaluran bansos ini difokuskan kepada warga yang terdampak PPKM Darurat akibat pendemi Covid-19.

Menurut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumedang akan dikawal oleh setiap Forkopimcam.

"Sasarannya adalah pedagang kaki lima, penarik becak, dan kusir delman, dan komnitas-komunitas yang terdampak PPKM Darurat," kata Dony.

Dony menambahkan, Pemkab Sumedang pun akan menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) PPKM Darurat yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumedang pada Rabu (21/7/2021) mendatang.

"Nantinya, setiap penerima BST PPKM Darurat akan menerima uang tunai sebesar Rp 200 ribu," tuturnya.

Baca juga: Pabrik Milik Miliarder Korea Selatan di Subang Sembelih Sapi dan Kambing di Idul Adha 2020

Selain itu, kata dia, Pemkab Sumedang akan segera menyalurkan bantuan sosial yang bersumber dari Kemensos sebesar Rp 600 ribu.

"Ini bentuk ikhtiar kami, bagaimana pemerintah hadir di tengah warga yang terdampak pandemi Covid-19. Pada prinsipnya tidak boleh ada warga Sumedang yang kelaparan, dan tidak boleh ada warga Sumedang yang tidak bisa makan," tutur Dony.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved