Breaking News:

UPDATE Covid-19 di Bandung, Warga Terpapar Masih Bertambah, Ini 5 Kecamatan dengan Kasus Terbanyak

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung semakin hari semakin bertambah banyak hingga per harinya ada ratusan kasus aktif.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi covid- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung semakin hari semakin bertambah banyak hingga per harinya ada ratusan kasus aktif. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung semakin hari semakin bertambah banyak hingga per harinya ada ratusan kasus aktif. Berdasarkan data dari pusat covid Kota Bandung per Minggu (18/7/2021), terdapat penambahan kasus positif sebanyak 227 orang dan kasus meninggal hari ini ada sebanyak 44 orang. 

Kecamatan Kiaracondong menjadi kecamatan penyumbang tertinggi kasus positif corona di Kota Bandung dengan jumlah 471 orang, disusul Kecamatan Antapani sebanyak 470 orang, Kecamatan Bojongloa Kaler sebanyak 452 orang, Kecamatan Batununggal sebanyak 395 orang, dan Kecamatan Rancasari sebanyak 371 orang.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menanggapi terkait peningkatan kasus positif di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Baca juga: Perketat Mobilitas Masyarakat, Berikut Lima Aturan yang Diberlakukan Satgas Covid-19 Saat Idul Adha

Menurutnya, peningkatan kasus itu karena memang gencarnya kegiatan tes di setiap wilayah di Kota Bandung. 

"Itu fakta yang menunjukkan bahwa penyebaran kasus covid masih masif dan terjadi. Peningkatan itu kan angka-angka yang menunjukkan kenaikan dan kami berupaya menekan penyebaran dengan memohon dukungan dari warga. Karena kuncinya pandemi ini adalah patuh protokol kesehatan," katanya, di Gedebage, Minggu (18/7/2021).

Saat ini, Yana juga menyebut pemerintah terus melakukan percepatan vaksinasi sebagai upaya menghadirkan herd immunity minimal di Kota Bandung sebanyak 70 persen.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Ciamis Sudah Tembus 9.000, Hari Ini yang Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru

"Insya Allah kalau sudah 70 persen saja di Kota Bandung yang divaksin, pandemi akan selesai. Kami kan targetnya itu 2 juta jiwa dan kami baru bisa vaksin sebanyak 600 ribu orang dosis pertama. Lalu, kami punya 1000 vaksinator dengan satu vaksinator bisa menyuntik 50 orang per hari saja maka bisa terhitung 50 ribu orang divaksin," katanya.

Untuk mengejar target 2 juta jiwa itu, Yana menyebut Pemkot Bandung memerlukan waktu selama 28 hari dengan catatan ketersediaan vaksinnya ada.

Vaksin dosis kedua, katanya, baru mencapai 400 ribu jiwa dan butug 32 hari untuk vaksin dosis kedua.

"Insya Allah kalau vaksinnya ada mungkin Agustus atau September, herd immunity di Kota Bandung bisa terbentuk," katanya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved