Breaking News:

Tobias Ginanjar: Pekerja Sektor Informal Banyak Terdampak Akibat PPKM Darurat

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tobias Ginanjar Sayidina, menyebut bahwa PPKM Darurat dinilai berdampak besar pada sektor perekonomian masyarakat

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tobias Ginanjar Sayidina 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tobias Ginanjar Sayidina, menyebut bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dinilai berdampak besar pada sektor perekonomian masyarakat, karena banyak sektor-sektor ekonomi yang tidak bisa bergerak normal untuk sementara waktu.

Menurunnya aktivitas ekonomi berimbas pada para pekerja di sektor informal, seperti para pedagang kaki lima dan petani. Mereka otomatis mengalami penurunan pendapatan.

"Banyak para pekerja di sektor informal yang ketika mereka berjualan dengan berkeliling pendapatannya menurun seiring turunnya aktifitas masyarakat yang terjadi," ungkap Tobias saat dihubungi, Minggu (18/7).

Menurut Tobias, hal ini harus menjadi perhatian bersama para stakeholder terkait karena jumlah pekerja sektor informal di Jawa Barat cukup besar.

"Ini yang menjadi perhatian yang harus kita pikirkan bersama kedepan. Karena memang sektor informal ini sangat banyak, sehingga kita tidak bisa meminta mereka untuk terus berdiam diri di rumah tanpa memberikan solusi terkait penghasilan mereka," ujarnya.

Saat disinggung mengenai efektivitas pelaksanaan PPKM Darurat di Jawa Barat, dirinya menilai PPKM Darurat cukup mampu menekan mobilitas masyarakat meskipun belum maksimal.

Berdasarkan hasil pemantauannya, masih banyak masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah, namun hal tersebut memang tidak bisa dihindari. Contohnya, mayoritas pekerja di Kabupaten Bandung Barat bekerja di sektor informal yang di dalamnya ada pedagang kecil, yaitu pedagang kaki lima.

"Sehingga mau tidak mau mereka harus keluar rumah untuk menghidupi ekonomi mereka. Karena kalau mereka tidak keluar rumah tentunya mereka tidak bisa mendapatkan penghasilan," kata anggota dewan dapil Kabupaten Bandung Barat ini. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved