Breaking News:

Penipu Penjualan Tabung Oksigen Beraksi di Bandung, Catut Alamat Kafe, Polisi Tunggu Laporan

Korban sempat mendatangi alamat yang diberikan pelaku penipuan. Ternyata sebuah kafe dan tukang bubut.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Suasana di Jalan Karapitan, Kota Bandung, yang alamatnya dicatut oleh penipu penjualan tabung oksigen. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung dan semakin mengkhawatirkan dengan penuhnya rumah sakit-rumah sakit oleh pasien dan langkanya gas oksigen dijadikan kesempatan para penipu melakukan aksinya, seperti yang terjadi di Kota Bandung.

Beredar informasi adanya kasus penipuan penjualan tabung oksigen yang menggunakan alamat palsu di Jalan Karapitan nomor 51A.

Tribun Jabar pun mencoba menelusuri alamat tersebut.

Ternyata, di lokasi alamat Jalan Karapitan nomor 51A itu adalah sebuah tempat makan atau kafe, dengan di sebelah kanan ialah restoran bernomor 51B dan sebelah kiri bengkel bernomor 51. 

Salah seorang juru parkir yang berada di lokasi tersebut, Yatno (38), mengaku ada dua orang yang merupakan korban dari penipuan itu datang ke lokasi pada Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, kedua orang tersebut menanyakan kebenaran dari alamat dan bertanya apakah menjual tabung oksigen atau tidak.

"Ya, kemarin sempat ada dua orang yang bertanya soal itu (tabung oksigen). Tapi, memang tidak ada yang berjualan karena memang itu adalah tempat makan atau kafe serta bengkel bubut," katanya, Minggu (18/7/2021)

Hal senada juga dikatakan oleh pelayan di kafe Yum-yum yang memang alamatnya adalah 51A. Pelayan itu menegaskan di tempatnya tidak menjual belikan tabung oksigen atau isi ulang.

"Ya, kemarin ada yang datang bertanya seperti itu. Ya kami jelaskan bahwa alamat betul 51A tapi tidak jual tabung," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved