Breaking News:

Jeritan Pedagang Pasar di Kota Bandung dan Perpanjangan PPKM Darurat, Begini Kata Wakil Wali Kota

Pemerintah pusat menetapkan PPKM darurat diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Keputusan ini pun membuat pedagang pasar di Kota Bandung menjerit

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR /TIAH SM
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah pusat menetapkan bahwa kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Keputusan ini pun membuat para pedagang pasar di Kota Bandung mengeluh hingga melakukan unjuk rasa beberapa hari lalu dan mengirimkan surat terbuka ke Pemkot Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat dikonfirmasi mengaku belum melihat isi surat yang dikirimkan para pedagang pasar terkait kebijakan itu. Dia menjelaskan bahwa PPKM darurat itu penetapannya ada pada pemerintah pusat sehingga yang di bawah (daerah) hanya mengikuti arahan.

"Mereka (pusat) kan punya metode untuk mengukur apakah terjadi penurunan atau tidak mobilitas warga di seluruh Indonesia, seperti halnya yang kami lakukan lewat Facebook mobility, Google traffic, dan Night light NASA. Dari indikator Provinsi Jabar juga pengurangan mobilitas baru minus 17 persen dan Kota Bandung hanya terjadi minus 10 persen pengurangan mobilitas, sedangkan versi pusat belum ada pengurangan mobilitas, padahal varian covid yang sekarang tersebar itu bisa ditekan dengan pembatasan mobilitas," kata Yana Mulyana, di Gedebage, Minggu (18/7/2021).

Ketika disinggung terkait memungkinkan atau tidaknya anggaran yang dimiliki Pemkot Bandung ketika PPKM darurat diperpanjang, Yana Mulyana menjawab masalahnya bukan pada cukup atau tidak, melaikan perpanjangan PPKM ini adalah sebagai upaya pemerintah menekan penyebaran dan kasus.

"Kami dengan segala keterbatasan masih bisa anggarkan Rp 30 miliar dari APBD Kota Bandung untuk memberikan bantuan ke 60 ribu KK senilai masing-masing Rp 500 ribu. Mudah-mudahan bentuk bantuan ini menunjukkan empati kami kepada mereka di masa PPKM darurat," ucap Yana Mulyana.

Baca juga: Menteri Luhut Binsar Pandjaitan Minta Maaf kepada Rakyat Indonesia Terkait PPKM Darurat

Yana pun mengharapkan ke depannya PPKM darurat tidak diperpanjang kembali. Tetapi, untuk saat ini perpanjangan PPKM darurat sebagai bentuk perhatian pemerintah kota Bandung meskipun di situasi yang keterbatasan APBD.

"Dampaknya sangat terasa sekali dengan adanya PPKM darurat ini terutama pada ekonomi dan sosial. Kami berharap pandemi berakhir. Tapi, pandemi akan berakhir ini ketika kita sama-sama mematuhi protokol kesehatan," ujar Yana Mulyana(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved