Breaking News:

Hengky Sebut Salat Idul Adha di KBB Ditiadakan, Pembagian Daging Hewan Kurban Diantar ke Rumah

Pemerintah meniadakan pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah baik di masjid maupun di lapangan karena hingga saat ini masih menerapkan PPKM Darurat

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat ditemui di Padalarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) meniadakan pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah baik di masjid maupun di lapangan karena hingga saat ini masih menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal ini dilakukan Pemkab Bandung Barat sesuai surat edaran Menteri Agama nomor 17 tahun 2021 tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, salat Iduladha, dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban 1442 H di wilayah PPKM Darurat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, mengatakan, keputusan untuk meniadakan salat Idul Adha berjemaah pada tahun ini karena pihaknya mengikuti aturan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kemarin pak Gubernur juga sudah membuat surat edaran bahwa Salat Idul Adha ditiadakan, pelaksanaannya di rumah masing-masing saja," ujar Hengky saat dihubungi Tribunjabar.id melalui sambungan telepon, Minggu (18/7/2021).

Tak hanya salat Idul Adha, pihaknya juga akan mengikuti aturan pemerintah pusat terkait teknis pelaksanaan pemotongan hewan kurban supaya tidak terjadi kerumunan, termasuk saat pembagian daging hewan kurban.

Baca juga: Jangan Lupa Tempat Wisata Ditutup Selama Libur Idul Adha, Masyarakat Diimbau Silaturahmi Virtual

"Berdasarkan surat edaran Kementerian Agama, untuk proses penyembelihan juga sebaiknya diserahkan ke rumah potong hewan (RPH)," kata Hengky.

Ia mengatakan, terkait pembagian daging hewan kurban juga nantinya akan diserahkan oleh panitia kurban ke setiap rumah warga supaya penerapan protokol kesehatan tetap terjaga.

"Nanti ada panitia khusus yang akan mendatangi rumah warga, untuk membagikan daging kurban, jadi tidak berkerumun di satu tempat," ucapnya.

Intinya, kata Hengky, terkait teknis pelaksanaan Iduladha tahun ini pihaknya tetap akan mengikuti semua aturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat selama penerapan PPKM Darurat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved