Breaking News:

Bupati Bandung Berharap Distribusi Bantuan Beras Dapat Diterima KPM Sebelum Hari Raya Idul Adha

Pemerintah melalui Perum Bulog Jawa Barat akan distribusikan bantuan 38.000 ton beras PPKM Tahun 2021 dari Kementerian Sosial bagi 3.873.073 keluarga

Penulis: Cipta Permana | Editor: Darajat Arianto

Laporan wartawan Tribun Jabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah melalui Perum Bulog Jawa Barat akan distribusikan bantuan 38.000 ton beras PPKM Tahun 2021 dari Kementerian Sosial bagi 3.873.073 keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Barat mulai hari Minggu (18/7/2021) ini. 

Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna berharap proses penyaluran program bantuan beras tersebut, dapat secepatnya diberikan kepada masyarakat sebelum tanggal 20 Juli 2021 atau Hari Raya Idul Adha tiba. 

Terlebih, berdasarkan data jumlah KPM program bantuan beras PPKM Tahun 2021, para penerima manfaat di Kabupaten Bandung menjadi yang terbanyak dibandingkan kabupaten/kota di Bandung Raya lainnya, bahkan terbanyak urutan kedua se-Jawa Barat, dengan 268.029 KPM. Dimana masing-masing KPM akan menerima 10 kg beras jenis medium.

"Jumlah penerima KPM di Kabupaten Bandung itu ada 268.029 KPM, sehingga jumlah bantuan beras PPKM 2021 yang akan disalurkan oleh Perum Bulog Jabar mencapai 2.680.290 kg beras. Sehingga kami minta proses distribusi dapat dilakukan secepatnya, karena fakta di lapangan masyarakat sudah sangat menunggu hadirnya bantuan ini," ujarnya seusai menghadiri peluncuran program bantuan beras PPKM 2021 di Gudang Bulog Jabar, Jalan Raya Gedebage, Kota Bandung Minggu (18/7/2021).

Untuk memperlancar proses pendistribusian, Dadang mengaku, pihaknya akan segera menginstruksikan para camat di seluruh wilayah Kabupaten Bandung untuk mempersiapkan sarana prasarana dan mekanisme penyaluran bantuan beras tersebut agar tepat sasaran sesuai data by name by adress.

"Setelah ini, segera saya akan menggelar rapat dengan dinas terkait dan para camat se-Kabupaten Bandung agar secepatnya proses pendistribusian bantuan ini dilakukan. Saya minta seluruh camat untuk dapat berkoordinasi dengan para pendamping di wilayahnya masing-masing," ucap Dadang. 

Disinggung terkait fokus wilayah pendistribusian bantuan tersebut, Ia menuturkan, mekanisme penyaluran akan  diprioritaskan bagi wilayah dengan zona merah, kemudian wilayah terdekat dengan lokasi Gudang Bulog.

"Karena Kabupaten Bandung ini terdiri atas 31 Kecamatan dan 297 desa/10 kelurahan, maka mekanisme penyaluran bantuan, kami prioritaskan dulu daerah zona merah, karena mereka (masyarakat) tidak keluar rumah, sehingga bantuan ini sangat penting bagi mereka. Selanjutnya, berdasarkan skala kedekatan radius, karena di sini Gede Bage, maka daerah Cileunyi, Cilengkrang, Cimenyan, Rancaekek, Solokan Jeruk, Bojongsoang, Baleendah, dan daerah-daerah terdekat lainnya yang bisa sekali jalan," ujar Dadang. 

Ia pun berharap, dengan hadirnya program bantuan beras PPKM 2021 ini, dapat meringankan beban kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung, terutama masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan stimulus ini, dapat mengurangi beban masyarakat, dan kami berharap tingkat kedisiplinan masyarakat semakin ditingkatkan agar pandemi Covid-19 ini segera hilang," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved