Breaking News:

Baiknya Pedagang Bubur Ayam Ini, Kirim untuk Tenaga Kesehatan, Sebelumnya untuk yang Isolasi Mandiri

Pedagang Bubur Ayam Alan Jaya, Gufron Lana, juga memberikan bubur ayam racikannya secara gratis kepada para tenaga kesehatan dan pengemudi ambulans.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Gufron Lana 
Gufron Lana, memberikan ratusan bubur ayam gratis kepada tenaga kesehatan di RS Darurat Secapa TNI AD, Sabtu (17/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tidak hanya untuk warga yang tengah menjalani isolasi mandiri, Pedagang Bubur Ayam Alan Jaya, Gufron Lana, juga memberikan bubur ayam racikannya secara gratis kepada para tenaga kesehatan dan pengemudi ambulans di Kota Bandung.

Contohnya pada Sabtu (17/7/2021), Gufron membagikan 250 buburnya secara gratis kepada para tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, 250 porsi untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit Rumah Sakit Darurat Secapa TNI AD, dan 30 porsi untuk para pengemudi ambulans dari Persatuan Pengemudi Ambulance Indonesia (PPAI).

Alan mengatakan hal tersebut adalah bentuk rasa apresiasi dan dorongan semangat untuk para tenaga kesehatan dan pengemudi ambulans yang selama ini berjuang merawat para pasien Covid-19.

Namun, tetap, ia melayani bubur gratis juga untuk para pasien isoman.

"Ini inisiatif saya sama PPAI, sudah koordinasi sama direksi RSHS dan juga Secapa TNI AD. Kebetulan yang pesanan untuk pasien isoman sudah agak berkurang," kata Alan melalui ponsel, Minggu (18/7/2021).

Alan mengatakan, namun demikian, ia masih menerima pesanan bubur gratis untuk para pasien yang menjalani isoman.

Contohnya pada Minggu (18/7/2021), ia masih memberikan 270 porsi bubur kepada pasien isoman di Bandung Raya.

Sebelumnya, memang, kata Gufron, ia hampir kewalahan memenuhi pesanan bubur ayam gratis, walaupun tidak sedikit juga orang juga yang sudah berdonasi.

"Di hari pertama sudah ada 150 porsi bubur ayam gratis yang disalurkan. Tapi, hari selanjutnya, sudah lebih dari 300 porsi bubur yang dikirim. Pesanan semakin banyak, antrean pemesan semakin panjang," kata Gufron.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved