Breaking News:

Realisasi Target Ekonomi Sektor Parekraf meleset, Ini Upaya Mas Menteri Sandiaga Uno

Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, penurunan kunjungan wisata selama pandemi pun membuat target capaian pariwisata meleset.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Menparekraft Sandiaga Uno di Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jawa Barat menjadi salah satu daerah pariwisata dengan angka kunjungan tertinggi di Indonesia.

Angka kunjungan wisawatan ke Jawa Barat setiap tahunnya diperkirakan mencapai 100 juta yang didominasi wisatawan domestik.

Selama pandemi Covid-19, angkanya menurun drastis. Wisatawan mancanegara turun hingga 80 persen, sedangkan wisatawan domestik turun sekitar 35 persen.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, penurunan kunjungan wisata selama pandemi pun membuat target capaian pariwisata meleset.

"Miss semua, tapi kami tidak akan patah semangat, kita akan revisi targetnya. Tapi kita yakini yang harus dibantu adalah masyarakat yang terbawah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang paling membutuhkan bantuan kita. Itu yang harus kita arahkan, tepat sasaran, tepat manfaaat dan tepat waktu," ujar Sandiaga Uno, saat ditemui di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP), Kota Bandung, Sabtu (17/7/2021).

Pihaknya kini tengah melakukan penyesuaian target realisasi ekonomi dari sektor Parekraf. Sebab, kata dia, sebelum penerapan PPKM Darurat sempat ada peningkatan kunjungan pariwisata dibeberapa daerah.

"Ada beberapa daerah yang menunjukkan geliat bangkit seperti Jabar dan Yogyakarta, ini akan kita tinjau setelah PPKM Darurat, bagaimana setelah PPKM Darurat ini kita mendapatkan satu realisasi dari proses revitalisasi sektor parekraf," katanya.

Baca juga: PPKM Darurat Nelayan Mengeluh; Sudah Objek Wisata Ditutup, Hasil Tangkap Ikan Minim

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Provinsi Jabar, Dedi Taufik, menambahkan, selama PPKM Darurat sektor pariwisata di Jabar sangat terdampak.

"Terkait dengan yang terimbas memang jabar terasa, terutama pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, ditambah seniman budaya. Memang bukan disektor pariwisata, namun mereka jadi kekuatan di sektor pariwisata," ujar Dedi Taufik.

Saat ini, Kemenparekraf tengah melakukan akselerasi pemberian vaksin Covid-19 kepada para pelaku usaha di sektor parekraf sebagai langkah untuk menghentikan pandemi agar ekonomi bangkit.

Vaksinasi bakal dilakukan mulai 21-25 Juli di Sesko AU, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung dengan target 10.000 peserta, kemudian di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP) dengan target 80 persen dari total 53 ribu penduduk Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Baca juga: Cara Masuk Bandung di Tengah PPKM Darurat bagi Karyawan atau Urusan Darurat, Cukup Penuhi Syaratnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved