Breaking News:

PPKM Darurat

Denda Tipiring Pelanggaran Aturan PPKM Darurat di Kota Tasikmalaya Kini Lebih 'Bersahabat'

Pada sidang tipiring yang digelar terakhir minggu ini, besaran denda yang diputus hakim relatif bersahabat di kantong masyarakat.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar
ILUSTRASI -- Alvan (27), pemilik Kafe Java, Jalan Bojong Tengah, Kota Tasikmalaya, menghitung uang denda Rp 5 juta yang dibayar kontan, seusai sidang tipiring, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ada kabar baik dari sidang tipiring pelanggaran PPKM Darurat di Kota Tasikmalaya.

Pada sidang tipiring yang digelar terakhir minggu ini, besaran denda yang diputus hakim relatif bersahabat di kantong masyarakat.

Data yang dihimpun dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, Sabtu (17/7/2021), menyebut ada enam kasus tipiring yang disidang terakhir pekan ini pada Kamis (15/7).

Pada keenam kasus tipiring pelanggaran aturan PPKM Darurat, hakim menjatuhkan vonis denda rata-rata Rp 1,5 juta.

Keenam pelanggar itu di antaranya dua toko bakso dan dua kafe. Mereka didenda rata-rata Rp 1,5 juta.

Sementara subsidernya yang ditambah menjadi rata-rata kurungan selama tujuh hari.

"Ini lebih fair dan manusiawi. Berbeda dengan vonis sebelumnya yang menjatuhkan denda hingga Rp 5 juta," kata pemerhati pemerintahan, Evi Hilman.

Baca juga: Berusaha Kurangi Mobilitas Warga saat PPKM Darurat, Lampu PJU di Majalengka Dipadamkan

Evi berharap besaran denda untuk para pelanggar aturan PPKM Darurat bisa bertahan di angka yang wajar tersebut.

"Kalau hanya Rp 1,5 juta tergolong wajar dan fair. Mudah-mudahan besarannya tidak melonjak lagi," ujar Evi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved