Breaking News:

Ikatan Cinta

Kritik Proses Hukum di Jalan Cerita Sinetron Ikatan Cinta, Mahfud MD diserang Pengguna Twitter

Penerapan PPKM Darurat membuat Menkopolhukam Mahfud MD mengaku memiliki waktu luang di rumah untuk menonton sinetron Ikatan Cinta.

Penulis: Shania Septiana | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Tangkap layar cuitan @mohmahfudmd 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Shania Septiana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penerapan PPKM Darurat membuat Menkopolhukam Mahfud MD mengaku memiliki waktu luang di rumah untuk menonton sinetron Ikatan Cinta yang dibintangi Amanda Manopo dan Arya Saloka.

Melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mencuitkan pendapatnya.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga, sih, meski agak muter-muter. Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," cuitnya Kamis malam (15/7/2021).

Dia menilai, pemahaman hukum si penulis cerita kurang tepat.

Dalam sinetron tersebut diceritakan Sarah, ibu kandung Elsa Anindita dan ibu tiri Andini Karisma Putri, mengaku sebagai pembunuh Roy Alfahri.

Sebenarnya pembunuh Roy empat tahun lalu adalah Elsa yang kemudian memfitnah Andin sehingga Andin harus menjalani hukuman atas perbuatan yang tidak dilakukannya.

"Pembunuh Roy adalah Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sebagai pembunuhnya dan minta dihukum demi melindungi Elsa. Lah, dalam hukum pidana tak sembarang orang mengaku lalu ditahan. Kalau begitu, nanti banyak orang berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) orang untuk mengaku sebagai pelaku yang sebenarnya bebas," cuitnya lagi.

Dari cuitannya tersebut, terlihat Mahfud sangat mengerti dan memahami alur cerita sinetron Ikatan Cinta.

Namun, cuitan Mahfud itu justru menuai banyak kritik pedas dari para pengguna Twitter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved