Breaking News:

13 Ribu Warga Forum RT/RW di Cianjur Ingin Ekonomi Bergerak Saat PPKM Namun Tetap Waspada Covid-19

Sebanyak 13 ribu warga yang tergabung dalam forum RT dan RW berharap ada solusi terbaik selain membuat roda perekonomian masyarakat kecil jadi berhent

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Ketua Forum RT/RW Cianjur, Daseng Hakimi 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak 13 ribu warga yang tergabung dalam forum RT dan RW berharap ada solusi terbaik selain membuat roda perekonomian masyarakat kecil jadi berhenti dalam aturan PPKM darurat.

Mereka berujar tak semua warga yang terdampak mendapatkan bantuan sosial di masa PPKM darurat.

Ketua Forum RT/RW Kabupaten Cianjur, Daseng Hakimi, mengatakan setelah evaluasi pihaknya selalu koordinasi di WhatsApp grup dengan tidak mengenyampingkan bahaya Covid-19.

"Kami simpulkan pada dasarnya masalah PPKM Darurat ini disadari untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang sangat berbahaya, karena dampaknya masih banyak yang meninggal, namun di sisi lain banyak juga masyarakat yang perlu menjalankan ekonomi apalagi yang tak kebagian bantuan sosial," ujar Daseng di kantor forum RT/RW jalan Panembong Cianjur, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Masjid Agung Majalengka Masih Dipadati Jemaah, Warga: Lebih Takut kepada Allah

Daseng mengatakan, RT/RW saat ini menjadi garda terdepan untuk penanganan warga yang terdampak dari PPKM darurat.

"Saat ini kami harus fokus ikut bantu distribusi bantuan, lebih menekankan pendataan warga yang terdampak PPKM Darurat datanya valid," kata Daseng.

Menurutnya, data harus dari RT karena mereka tahu persis lingkungannya, RT selalu koordinasi dan bekerja sama dengan kepala desa dan kecamatan.

"Jadi mereka berharap solusi lebih baik dari tak boleh berjualan," katanya.

Indikasi Cianjur Bagus

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved