Breaking News:

Terkait Pembuangan Limbah Medis Sembarangan, DLH Kabupaten Purwakarta Dapatkan 3 Temuan Ini

Setelah melakukan Verifikasi Lapangan (Verlap) terdapat beberapa pelanggaran yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh pihak RSIA Bunda Fathia

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Seli Andina Miranti
Dokumentasi DLH Purwakarta
Tumpukan sampah di Jalan Ibrahim Singadilaga Purwakarta 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta menemukan berbagai fakta di lapangan terkait Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Fathia yang membuang limbah medis sembarangan di pinggir Jalan Ibrahim Singadilata, Kelurahan Purwamekar, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kepala Seksi Pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) DLH Kabupaten Purwakarta, Eka Purwati, menyebutkan, setelah melakukan Verifikasi Lapangan (Verlap) terdapat beberapa pelanggaran yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh pihak RSIA Bunda Fathia tersebut.

"Tadi setelah melakukan Verifikasi di lapangan ada beberapa pelanggaran terutama dari proses pembuangan limbah medis tidak diperbolehkan dibuang secara sembarangan," kata Eka melalui pesan singkat Whatsapp, Kamis (15/7/2021).

Eka menyebut, total ada tiga temuan terkait RSIA Bunda Fathia yang membuang limbah medis secara sembarangan, berikut hasil tiga temuan dilapangan yang di sampaikan oleh Eka.

1. Tidak ada izin penyimpanan limbah medis / izin tps LB3 nya.

2. MoU pengambilan sampah domestik sudah habis masa berlakunya tahun 2020.

3. Tidak pernah melaporkan triwulanan pengelolaan LB3 medis.

Baca juga: DLH Kabupaten Purwakarta Sebut Rumah Sakit yang Buang Limbah Medis Sembarangan Salahi Aturan

Oleh karena itu, pihaknya langsung memberikan peringatan menggunakan surat teguran keras kepada pihak RSIA Bunda Fathia, apabila masih melanggar aturan tersebut bisa dikenakan denda administrasi dari pihak pemerintah.

"Sementara hasil dari temuan tersebut kami sudah menindaklanjuti dengan surat teguran terkait 3 temuan itu," ujarnya.

"Dilihat dari luar tps utk tata cara penyimpanan nya saja tidak sesuai permen lhk 56/2015 ( pa solengkrah)," tambahnya.

Eka menambahkan untuk jenis alat medis yang dibuang sembarangan tersebut, pihaknya tidak mengetahui persis apa jenisnya serta berapa banyak jumlahnya, namun dari video yang beredar dirinya hanya melihat beberapa masker serta alat tabung infus yang sudah digunakan oleh pasien berceceran di pinggir jalan raya.

Baca juga: Pemkab Purwakarta Tak Perpanjang PPKM Darurat?, Bupati; Untuk Pulihkan Perekonomian Rakyat

Menurut pantauan di lapangan, saat ini limbah medis yang sebelumnya berserakan di pinggir jalan sudah dibersihkan kembali oleh pihak RSIA Bunda Fathia yang langsung dimasukan kedalam TPS B3 yang sudah disediakan.

Sementara itu, pihak RSIA Bunda Fathia hingga saat ini belum memberikan respon maupun klarifikasi apapun.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved