Breaking News:

Sosok Wina Amelia, Penjual Kopi Hamil yang Viral Saat Razia PPKM, Mengaku Hanya Tumpahkan Isi Hati

Wina Amelia sekali lagi mengatakan tak berniat untuk viral. Saat itu ia hanya menumpahkan isi hatinya.

Tribun Jabar/Dwiki MV
Wina Amelia (26) Saat ditemui di warung kopi miliknya di Jalan KK Singawinata, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Wina Amelia (26) adalah wanita hamil asal Kabupaten Purwakarta yang viral setelah menahan tangis saat warung kopi miliknya terjaring razia oleh petugas gabungan di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyatakat (PPKM) Darurat.

Ia mengatakan di dalam video viral tersebut hanya mengeluarkan isi hati sampai menahan tangisan.

"Saya frontal hanya mengeluarkan isi hati saya tidak tahu kalau disitu lagi direkam sama suami saya sehingga menjadi viral kayak begini," kata Wina saat ditemui Tribunjabar.id di Jalan KK Singawinata, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Kamis (15/7/2021).

Setelah itu, Wina bersama suaminya langsung mengikuti sidang tipiring.

Ia dikenakan sanksi denda sebesar Rp 150.000 oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Purwakarta karena warung miliknya dianggap melanggar dari aturan PPKM Darurat.

"Saya divonis kena denda Rp 150.000. Saya sama suami di situ posisi sama sekali tidak mempunyai uang sama sekali," ujarnya.

Namun, kata Wina, ia bersama suami mendapatkan keringanan dari pihak pengadilan untuk diberikan waktu bayar selama sehari.

Wina Amelia, pedagang kopi yang viral karena menangis saat razia PPKM Darurat. Wina tengah hamil dan tak kuasa menahan kesedihan ketika warung tempatnya mencari nafkah harus tutup.
Wina Amelia, pedagang kopi yang viral karena menangis saat razia PPKM Darurat. Wina tengah hamil dan tak kuasa menahan kesedihan ketika warung tempatnya mencari nafkah harus tutup. (Tribun Jabar/Dwiki MV)

"Bahkan pas divonis hakim 150 ribu suami saya memang tidak punya uang sama sekali untuk membayar denda tersebut, tapi dikasih waktu sampai sore itu pun uangnya masih kurang. Namun kata jaksa katanya datang lagi besok," ucapnya.

Akibat kejadian ini, kata Wina, banyak bantuan terus berdatangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved