Breaking News:

Ratusan Bus Tak Beroperasi Penumpang Hanya Satu-Dua, Tim Satgas Selalu Tanya Ini kepada Penumpang

Aktivitas di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terlihat sepi. 

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/DIAN HERDIANSYAH
Suasana Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, Kota Sukabumi, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kot Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Aktivitas di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terlihat sepi. 

Tepatnya di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Baros Kota Sukabumi ini. Situasi lalu lalang penumpang tidak terlihat sama sekali. Hanya beberapa armada bus yang terparkir di lokasi terminal

"Iya betul, saat ini kondisi di disini (terminal) sepi sekali, karena adanya PPKM darurat," ujar Kepala Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, Yukki Ahmad Yunu, kepada Tribunjabar.id, Kamis (14/7/2021).

Bahkan kata Yukki, akibat PPKM Darurat ini, penumpang yang berangkat dari Terminal Tipe A bisa dihitung jari. Kondisi ini sangat drastis dari hari biasanya.

" Paling cuma ada 1 atau 2 orang yang berangkat dari terminal, bahkan sampai kosong," katanya.

Baca juga: Dampak PPKM Terasa Operator Bus Hanya Bawa 3 Penumpang Sehari, Imbau Penumpang Bawa Surat Ini

Yukki menambahkan, dari ratusan bus khususnya antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) pun banyak berhenti yang beroperasi, karena jarangnya penumpang.

"Dari 200 lebih armada bus AKAP mau pun AKDP hanya 30 armada yang beroperasi," katanya.

Kemungkinan masyarakat sudah sadar dengan adanya anjuran dari pemerintah di masa PPKM Darurat ini. Apalagi dalam aturan PPKM Darurat ini para penumpang harus melampirkan kartu vaksin atau hasil swab antigen 1x 24 jam.

"Kemungkinan juga karena hal tersebut masyarakat enggan berpergian. Secara logika saja, kalau tidak punya kartu vaksin mereka harus melampirkan surat antigen, sementara ini untuk pemeriksaan antigen harus mengeluarkan uang juga," ujar Yukki.

Dalam menerapkan aturan PPKM Darurat ini, kata Yukki pihaknya sudah membentuk Tim Satgas Covid-19 dan PPKM Darurat. Sehingga ketika penumpang memasuki area terminal, petugas menanyakan kelengkapan surat tersebut.

Baca juga: Wanita Asal Sumedang Bikin Heboh Penumpang Bus, Merasa Mulas, Sebelum Sampai RS Sudah Melahirkan

" Sesuai aturan sudah kami terapkan. Kalau untuk pemberangkatan di luar terminal bukan ranahnya. Tapi pihaknya sudah mengimbau pengemudi dan kondektur agar bisa menerapkan aturan PPKM Darurat," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved