Jumat, 15 Mei 2026

Kenali 10 Tanda Virus Corona Varian Delta Sudah Menyerang, Sakit Perut hingga Demam

 Banyaknya kasus Covid-19 di Indonesia, satu di antaranya diduga karena sudah menyebarnya virus corona varian delta dikenal juga sebagai B.1.617.2. 

Tayang:
Editor: Giri
freepik
Ilustrasi virus corona -  Banyaknya kasus Covid-19 di Indonesia, satu di antaranya diduga karena sudah menyebarnya virus corona varian delta dikenal juga sebagai B.1.617.2.  

TRIBUNJABAR.ID - Banyaknya kasus Covid-19 di Indonesia, satu di antaranya diduga karena sudah menyebarnya virus corona varian delta dikenal juga sebagai B.1.617.2. 

Selain memiliki kemmapuan menyebar berkali lipat dibanding varian lain, risiko yang ditimbulkan dari varian delta ini juga lebih mengerikan.

Tercatat varian delta menyumbang sekitar 25 persen kasus, meningkat setiap harinya di Kansas.  

Lalu apa bedanya gejala umum virus corona dengan varian delta?

Dikutip dari who.int, gejala virus corona yang paling umum hingga yang parah:

- Demam

- Batuk kering

- Kelelahan

- Kehilangan rasa atau bau

- Hidung tersumbat

- Konjungtivitis (juga dikenal sebagai mata merah)

- Sakit tenggorokan

- Sakit kepala

- Nyeri otot atau sendi

- Berbagai jenis ruam kulit

- Mual atau muntah

- Diare

- Menggigil atau pusing

- Sesak napas

- Kehilangan selera makan

- Kebingungan

- Nyeri atau tekanan terus-menerus di dada

- Suhu tinggi (di atas 38 °C)

Gejala Virus Corona Varian Delta:

- Sakit perut

- Hilangnya selera makan

- Muntah

- Mual

- Nyeri sendi

- Gangguan pendengaran

- Sakit kepala

- Sakit tenggorokan

- Pilek

- Demam

Jika Anda mengalami gejala-gejala Covid-19, sebaiknya segera lakukan isolasi mandiri.

Dalam Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dituliskan, isolasi mandiri dilakukan selama 10 hari sejak dinyatakan terjangkit Covid-19.

Jika tidak berkurang, tambahkan waktu isolasi selama tiga hari hingga Anda terbebas dari gejala demam dan gangguan pernapasan.

Dikutip dari Instagram @kemenkes_ri, berikut ketentuan melakukan Isolasi/Karantina Mandiri:

- Ventilasi dan pencahayaan yang baik

- Kamar manndi terpisah, tetapi jika tidak teredia lakukan desinfeksi rutin pada permukaan yang sering disentuh

-  Kamar tidur terpisah

- Hindari kontak dengan orang lain serta tidak bepergian dan tidak menerima tamu

- Gunakan masker dengan benar

- Cuci tangan dengan sabun

- Jaga jarak

- Disinfeksi/bersihkan permukaan dengan disinfeksi secara berkala

-  Tangani sampah dengan hati-hati

- Gunakan alat tersendiri (makan/minum/mandi)

- Pemantauan harian gejala

- Berkoordinasi dengan puskesmas

- Jika muncul gejala yang semakin parah segera lapor petugas

-  Orang yang merawat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan 3M.

Untuk mengatasi agar virus tidak terus tersebar, WHO juga menyarankan agar masyarakat mau melakukan vaksin.

Dikutip dari who.int, vaksin berguna untuk mengatasi penularan terus terjadi.

Tetapi masyarakat dianjurkan juga untuk terus mengenakan masker, membersihkan tangan, memastikan ventilasi yang baik di dalam ruangan, menjaga jarak secara fisik, dan menghindari keramaian.

Dikutip dari Instagram @kemenkes_ri, selain virus corona jenis baru varian delta, masyarakat juga perlu mewaspadai varian B.1.1.7 atau varian Inggris dan varian B.1.3.5.1.

Tingkat penularan dari varian baru di Indonesia mencapai 36 hingga 75 persen.

Maka Kementerian Kesehatan mengimbau agar masyarakat mengurangi mobilitas dengan tetap berada di rumah dan mematuh aturan protokol  kesehatan yang berlaku. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gejala Covid Varian Delta, Ini Bedanya dengan Gejala Umum Virus Corona, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/07/15/gejala-covid-varian-delta-ini-bedanya-dengan-gejala-umum-virus-corona?page=all.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved