Breaking News:

DLH Kabupaten Purwakarta Sebut Rumah Sakit yang Buang Limbah Medis Sembarangan Salahi Aturan

DLH Kabupaten Purwakarta menyesalkan pihak rumah sakit membuang sampah limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di pinggir jalan raya

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Seli Andina Miranti

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta menyesalkan pihak Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) yang berada di Jalan Ibrahim Singadilata, Kelurahan Purwamekar, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang membuang sampah limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di pinggir jalan raya.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) Kabupaten Purwakarta, Iwan Kuswandi, mengatakan, kejadian tersebut diduga pada Rabu (14/7/2021) kemarin.

"Betul itu kejadian kemarin kalo ga salah itu, sampai intinya petugas dari bidang pengangkut sampah tidak berani mengambil, kalau melihat kondisi di lapangan seperti itu jangan diambil, karena di khawatirkan nanti hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," kata Iwan saat ditemui Tribunjabar.id, Kamis, (15/7/2021).

Setelah mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat untuk melakukan Verifikasi Lapangan (Verlap) untuk menyelediki lebih lanjut atas banyaknya sampah medis yang berserakan di pinggir jalan tersebut.

"Kami secara cepat bahwa hari ini langsung dilakukan verlap untuk mengetahui pasti kejadian sampah yang berserakan tersebut," ujar Iwan.

Terlihat dari barang medis yang di buang di pinggir jalan tersebut terdapat seperti bekas masker, serta bekas botol infusan dari yang biasa di pakai oleh pasien di rumah sakit.

Menurut Iwan, sampah medis seharusnya dibuang di tempat khusus yang terpisah dari sampah pada umumnya, sehingga tidak ada pencemaran lingkungan.

Apalagi, jelas Iwan, sampah medis tersebut berada di Kategori Bahan Berbahaya dan Beracun.

Baca juga: Limbah Medis Ditemukan Berserakan dengan Sampah di Pinggir Jalan di Purwakarta

"Limbah medis itu harus ditempatkan di TPS B3, di TPS B3 tempat khusus membuang limbah medis termasuk seperti masker-masker sisa kemudian seperti botol-botol infusan," ucapnya.

Iwan menambahkan, kejadian tersebut merupakan pelanggaran yang tidak seharusnya dilakukan oleh rumah sakit manapun.

Bahkan, lanjutnya, saat pandemi Covid, sisa alat medis kemungkinan terkontaminasi dari pasien, sehingga lebih berbahaya.

"Jelas itu sudah melanggar aturan mereka sebetulnya tidak boleh membuang sembarangan limbah medis apalagi yang sudah terkontaminasi kita khawatirkan ditambah kondisi saat ini (pandemi Covid-19)," jelas Iwan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved