PPKM Darurat di Purwakarta

Video Viralnya Dikomentari Arya Saloka, Pedagang yang Hamil dan Menangis Saat Razia PPKM Ini Kaget

Ini komentar Wina Amelia saat tahu videonya tengah menangis dikomentari Arya Saloka.

Tribun Jabar/Dwiki MV
Wina Amelia, pedagang kopi yang viral karena menangis saat razia PPKM Darurat di Purwakarta. Wina tengah hamil tak kuasa menahan kesedihan ketika warung tempatnya mencari nafkah harus tutup. 

Sambil berdiri di depan pintu, dia mengeluhkan hidupnya bakal kesulitan jika warung terpaksa ditutup.

"Saya BPJS aja enggak ada, sok siapa yang mau ngebiayain kalo saya enggak buka usaha ini. Tapi saya ini nutupnya gimana bapak, saya enggak punya rolling door," kata ibu di dalam video viral tersebut sambil menahan tangis di depan petugas gabungan.

Atas kejadian tersebut, Arya Saloka yang memerankan Mas Al dalam sinetron Ikatan Cinta ikut mengomentari atas video viral tersebut.

"Bapak-bapak yang terhormat kalau mau PPKM seperti ini tolong diberikan bantuan kepada yang memang membutuhkan dan kekurangan, orang lama-lama bukan karna Covid tapi karna stres," ujar Arya Saloka di akun instagram pribadinya @arya.saloka.

Didenda Rp 150 Ribu

Sepasang suami istri pemilik warung kopi yang viral di media sosial akibat terkena razia petugas gabungan di masa PPKM Darurat di Purwakarta mendapatkan sanksi denda Tindak Pidana Ringan (Tipiring) sebesar Rp150.000.00.

Perempuan pemilik warung di Kabupaten Purwakarta viral di media sosial diketahui bernama Wina Amelia.

Ia beralamat di Jalan KK Singawinata, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Perempuan berusia 26 tahun itu mengatakan awal mula tempat jualannya yang berlokasi sekitar Stasiun Kereta Api Purwakarta terjaring razia petugas gabungan dalam masa PPKM Darurat di Purwakarta.

"Kejadiannya kemarin Senin malam, ketika suami sedang melayani pembeli, tiba-tiba petugas datang dan minta KTP saya dan suami. Saat itu yang jajan di sini ada lima orang, tidak banyak kerumunan," kata Wina saat ditemui di warung kopi miliknya, Rabu (14/7/2021).

Wina bersama suami telah mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Purwakarta dan didenda Rp 150.000.00 akibat dianggap melanggar dari penerapan PPKM Darurat ini.

"Sidang sudah, ini baru pulang dengan suami saya, jadinya didenda Rp 150.000.00," ujarnya.

Selain itu, dia mengaku berjualan di tengah pandemi Covid-19 cukup sulit.

Penghasilan pun menurun apalagi saat ini ada PPKM Darurat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved