Breaking News:

PPKM Darurat

Baru Selesai Akad Nikah, Resepsi Pernikahan di Kertahayu Ciamis Dibubarkan Satgas Covid-19

Satgas Covid-19 Kecamatan Pamarican membubarkan resepsi pernikahan yang sedang berlangsung di Dusun Kertaharja Ciamis

Penulis: Andri M Dani | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/ Dok Satgas Covid-19 Pamarican Ciamis
Bubar – Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Pamarican membubarkan acara resepsi pernikahan di Dusun Kertaharja Desa Kertahayu Pamarican Ciamis, Rabu (14/7) sekitar pukul 10.00 siang 

Laporan Wartawan TribunJabar.Id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMISSatgas Covid-19 Kecamatan Pamarican membubarkan resepsi pernikahan yang sedang berlangsung di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (14/7/2021) sekitar pukul 10.00 WIB siang.

Pembubaran resepsi pernikahan yang sedang berlangsung di rumah pengantin perempuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Pamarican, Drs H Agus Yani Msi. Didampingi Kapolsek Pamarican Iptu Jajang Sahidin SH, perwakilan Koramil Pamarican serta Satgas Desa Kertahayu.

“Setelah diakukan pendekatan persuasif. Pembubaran berlangsung kondusif. Tidak ada penolakan dari pihak keluarga maupun panitia hajat,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pamarican Drs H Agus Yani Msi kepada Tribun Rabu (14/7/2021).

Menurut Agus, Rabu (14/7) siang tersebut saat Satgas Covid-19 Paamrican sedang melakukan pemantauan penerapan PPKM Darurat mendapat informasi tentang adanya kegiatan resepsi pernikahan di Dusun Kertaharja Desa Kertahayu.

Sewaktu tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Rabu siang tersebut, baru saja selesai akad nikah. Berlanjut dengan resepsi.

Suasananya sebenarnya cukup mentaati prokes. Tersedia westatel untuk cuci tangan, kursi tempat duduk dengan susunan berjarak, tidak ada meja prasmanan, ada pintu masuk dan keluar yang terpisah. Tidak ada panggung hiburan.

“Tapi kegiatan resepsi tetap kami bubarkan. Karena berdasarkan Intruksi Mentri dan Intruksi Bupati, resepsi pernikahan selama berlangsungnya PPKM Darurat sejak tanggal 3/7 sampai 20/7 ditiadakan. Karena berindikasi dapat menimbulkan kerumunan,” katanya.

Menurut Agus, aturan penerapan PPKM Darurat secara tegas melarang adanya kegiatan resepsi pernikahan.

Baca juga: 5 Hari Diberlakukan Denda, Hasil Denda Pelanggar PPKM Darurat di Kota Sukabumi Capai Rp 11 Juta

Dan tentang aturan tersebut katanya dibacakan langsung di hadapan pihak keluarga mempelai dan panitia pernikahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved