Breaking News:

Rumah Mak Tuti Nyaris Ambruk Terus Tergerus Aliran Sungai Cijolang di Perbatasan Ciamis-Kuningan

Rumah yang dihuni Mak Tuti (60) sekeluarga di Kampung Muhara RT 02 RW 01 Dusun Gardu, Desa Gardujaya, Kecamatan Panawangan, Ciamis, terancam ambruk.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Giri
Rumah semipermanen yang dihuni Mak Tuti sekeluarga di Kampung Muhara RT 02/RW 01 Dusun Gardu, Desa Gardujaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, ini terancam ambruk tergerus abrasi Sungai Cijolang. (Dok. Warga) 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Rumah yang dihuni Mak Tuti (60) sekeluarga di Kampung Muhara RT 02 RW 01 Dusun Gardu, Desa Gardujaya, Kecamatan Panawangan, Ciamis, terancam ambruk.

Tebing bagian belakang rumah semi permanen yang berlokasi dekat Jembatan Muhara tersebut terus-menerus tergerus aliran Sungai Cijolang.  

Jembatan Muhara merupakan jembatan jalan kabupaten yang menghubungkan Ciamis dan Kuningan.  

“Kejadiannya sudah sejak tahun lalu. Tanah bagian belakang rumah Mak Tuti terus-menerus terkikis aliran Sungai Cijolang. Terlebih saat musim hujan, arus sungai deras,” ujar Cece Mulyadi, warga Panawangan, kepada Tribun, Selasa (13/7/2021).

Kondisi saat ini, menurut Cece, fondasi bagian dapur rumah yang dihuni Mak Tuti bersama suami dan dua anaknya sudah berada persis di sisi jurang sisi Sungai Cijolang.

“Kalau dibiarkan terus, bagian dapur bisa ambruk terkikis abrasi sungai,” katanya.

Tidak hanya mengancam rumah warga, abrasi Sungai Cijolang  yang merupakan batas alam Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan tersebut juga mengancam hamparan sawah milik warga. (andri m dani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved