Breaking News:

Berkerumun Main Game Online di Masa PPKM Darurat, Puluhan Remaja di Bandung Diamankan

Puluhan remaja diamankan Satpol PP Kota Bandung bersama Satgas Covid-19 karena berkerumun dan asik main game online Jalan Ciwastra

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Cipta Permana
Satpol-PP Kecamatan Rancasari lakukan penyegelan terhadap ruko warung game online berinisial A yang berlokasi di Jalan Ciwastra, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, karena terbukti melanggar aturan PPKM Darurat Jawa-Bali dan kepemilikan surat izin usaha yang tidak sesuai dengan peruntukannya, Selasa (13/7/2021) / dokumentasi Satpol-PP Rancasari. 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan remaja diamankan Satpol PP Kota Bandung bersama Satgas Covid-19 karena berkerumun dan asik main game online Jalan Ciwastra, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Selasa (13/7/2021).

Petugas juga menyegel warung game online yang menggunakan ruko perkantoran sebagai kedok supaya tidak ditindak. Pasalnya, surat izin pendirian usaha yang dimiliki dengan aktivitas kegiatan yang dilakukan berbeda.

"Karena warung game online ini bukan termasuk sektor esensial dan kritikal seperti yang tertuang dalam Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 dan Perwal Kota Bandung Nomor 68/2021 yang diizinkan beroperasi pada masa PPKM Darurat Jawa-Bali, maka aktivitas kegiatan tersebut kami bubarkan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Kondisi Terkini Kebakaran Pabrik Sepeda di Bacip Bandung, Petugas dan Warga Terpaksa Jebol Dinding

Menurut Hamdani, berdasarkan hasil temuan, ada ketidaksesuaian antara izin usaha yang dimiliki dengan aktivitas yang dilakukan. Sehingga warung game online itu disegel.

"Kami berikan sanksi atas pelanggaran aturan PPKM Darurat, tapi juga pelanggaran terhadap perizinan tempat usaha berupa penyegelan lokasi dan penyitaan identitas dari pemilik usaha, untuk diadili di sidang tipiring," ucapnya.

Pihaknya juga menindak jenis usaha serupa milik pria DS di Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari. Namun, untuk warung game online DS, pihaknya tidak melakukan penyegelan karena sesuai dengan surat izin peruntukan yang di miliki dan tidak ada kerumunan.

Meski begitu, dia memerintahkan untuk menutup tempat usaha serta menyita KTP pemilik usaha untuk diadili di sidang tipiring.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved