Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Vaksinasi Gotong Royong Mandiri di Bandung Diundur, Pendaftar Datangi Klinik Kimia Farma

Warga Jalan Tera, Kota Bandung, Hilda (35), sengaja mendatangi Klinik Kimia Farma dan menanyakan pendaftaran untuk mendapat vaksinasi berbayar itu

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Cipta Permana
Suasana di klinik Kimia Farma Supratman yang akan memulai program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) Individu atau vaksinasi berbayar mulai Senin (12/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Warga yang hendak mendapat vaksin Covid-19 gotong royong individu belum bisa di mendapatkannya di Klinik Kimia Farma Supratman, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (12/7/2021).

Mereka pun belum bisa mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi gotong royong individu melalui berbagai kanal yang sudah disediakan.

Padahal, Klinik Kimia Farma Supratman di Jalan WR Supratman Nomor 72, Kota Bandung, ini sudah diumumkan sebagai satu dari delapan klinik Kimia Farma di Pulau Jawa dan Bali yang membuka layanan vaksinasi gotong royong individu atau vaksinasi berbayar.

Sejumlah warga yang gagal mendaftar pun langsung mendatangi Klinik Kimia Farma. Mereka mengatakan tidak bisa mendaftar dan berniat mendaftar secara langsung di klinik.

Warga Jalan Tera, Kota Bandung, Hilda (35), mengaku sengaja mendatangi Klinik Kimia Farma dan menanyakan pendaftaran untuk mendapat vaksinasi berbayar tersebut. Ia gagal mendaftar melalui telepon dan website.

"Kemarin saya ke sini, sama banyak orang juga ke sini menanyakan pendaftaran. Sekarang ke sini lagi karena belum juga bisa akses. Tahunya diundur," kata Hilda seusai menanyakan hal tersebut ke petugas Kimia Farma.

Baca juga: Anggota DPR Kritik Vaksinasi Berbayar: Pemerintah Jangan Berbisnis dengan Rakyat di Masa Sulit Ini

Hilda mengatakan tidak masalah jika harus membayar untuk mendapat vaksinasi Covid-19. Karena ia merasa sangat tidak nyaman dan mengkhawatirkan kesehatannya jika harus berkerumun di lokasi vaksinasi massal.

"Kalau diundur, mending nunggu vaksin dari Pfizer saja sekalian. Saya bolak-balik ke sini juga enggak bisa daftar terus," kata Hilda.

Warga Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Matthew (30), pun bernasib serupa. Ia kemudian mendapat pengumuman dari website resmi Apotek Kimia Farma bahwa jadwal vaksinasi gotong royong individu tersebut ditunda.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved