Sempat Viral, Kini La Ode Tersingkir dari MasterChef, Ucap Mohon Maaf, Akan Terus Berkarya Lewat Ini
La Ode adalah peserta MasterChef yang videonya sempat viral lantaran ia mengucapkan kata-kata bijak saat ditanya juri.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - La Ode adalah peserta MasterChef Indonesia yang videonya sempat viral lantaran ia mengucapkan kata-kata bijak saat ditanya juri seperti Chef Juna, Chef Arnold, dan Chef Renatta.
Sayang, langkahnya berjuang di MasterChef Indonesia Season 8 harus berhenti.
La Ode menjadi satu di antara dua peserta yang tereliminasi dari kompetisi memasak tersebut pada Minggu (12/7/20210.
Kini, melalui postingan story di akun Instagram-nya, La Ode sudah menyampaikan permohonan maafnya.
Peserta yang berasal dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara tersebut mengatakan, ia sudah bejuang semaksimal mungkin, namun takdir berkata lain, ia harus berhenti di babak top 9.
"Kepada teman-teman saudara-saudara saya yang dari Muna. Atau dari manapun kalian semua, yang sudah mendukung saya selama ini, saya ucapkan terima kasih banyak.
"Dan saya mohon maaf sebesar-besarnya kalau langkah saya hanya berhenti sampai sini. Semuanya saya sudah lakukan secara maksimal, tapi mungkin rezeki berkata saya sampai di top 9 saja," ujarnya, dikutip TribunJabar.id, Senin (12/7/2021).
Baca juga: Hasil MasterChef Indonesia 11 Juli, Kontestan yang Tereliminasi Mengejutkan, Ada yang Sempat Viral
Lebih lanjut La Ode mengatakan, ia tak akan berhenti untuk mengangkat kuliner Indonesia.
Ke depannya, ia masih akan terus berkarya walaupun tak lagi berada di MasterChef Indonesia.
"Untuk mengangkat kuliner Indonesia saya tidak akan berhenti sampai di sini, saya akan terus berkarya salah satunya lewat channel YouTube saya.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungannya," ujarnya.
Sebelumnya, akun Instagram resmi Masterchef Indonesia @masterchefina telah mengumumkan beberapa peserta yang harus masuk ke pressure test.
Mereka yang masuk ke pressure test di antaranya adalah La Ode, Olivia, Jenny, Thea, dan Nadya.
Di antara peserta itu, pada akhirnya yang tersingkir ada dua, mereka adalah La Ode dan Thea.
"Hasil mengejutkan dari Pressure Test di #MCI8Eps13, dua orang harus pulang sekaligus!
"Perjuangan yang luar biasa dari @thea.mci8 dan @laode.mci8, terus semangat ya. Sampai jumpa di luar gallery!" tulis @masterchefina, dikutip TribunJabar.id, Minggu (11/7/2021).
Baca juga: Hasil MasterChef Indonesia Minggu 11 Juli, La Ode Tersingkir? Ini Daftar Peserta yang Tereliminasi
Sejumlah netizen penggemar MasterChef langsung bereaksi terhadap hasil itu.
Mereka ramai-ramai mengomentari unggahan tersebut.
Tak sedikit yang menyayangkan La Ode harus tersingkir.
"Jadi lemes ey yng pulang la ode," tulis @your_self.21.
"Semangat La Ode, dari awal La Ode selalu bangga mempersembahkan makanan Indonesia. Misinya jelas, memperkenalkan makanan Indonesia khususnya dari daerah asalnya," tulis @cecilcrist.
"Aku udah curiga dari Story IG la ode, "Target saya dari awal emang 10 besar, sisanya terserah tuhan"," tulis @xabimanyux.
"Jadi ga semangat lagi nonton mci_8, ga ada la ode...," tulis @yusuf130887.
"Thea and La Ode harus black team! HARUS," tulis @dimas_andra.

Sosok La Ode
La Ode Saiful Rahman menjadi peserta MasterChef Indonesia Season 8 yang menjadi sorotan.
Potongan videonya yang mengatakan kata-kata bijak viral di media sosial.
Dalam video tersebut, La Ode ditanya oleh Chef Arnold apa yang membuatnya gigih berjuang merantau.
La Ode menjawab, ketika dirinya memasak, maka ia langsung memikirkan masa depannya.
"Kalau saya sukses bisa jadi inspirasi buat anak-anak di sana (kampung halaman). Kalau mau bermimpi jangan tanggung-tanggung.
"Saya sekarang berjuang di MasterChef. Karena memang pertama kali saya lihat orang memasak, di situ saya berpikir, sudah saatnya saya bekerja untuk masa depan, bukan untuk bayar kos bulan depan lagi," ujarnya dalam potongan video tersebut.
Ya, La Ode ternyata adalah sosok yang berjuang merantau dari Pulau Muna, Sulawesi Tenggara ke Yogyakarta.
Selain merantau karena ingin sukses dan membuat bangga ibunya, pria berusia 25 tahun ini juga berkeinginan untuk mengangkat kuliner khas daerahnya.
Lima tahun lamanya La Ode merantau di Yogyakarta. Saat pertama kali datang ke kota gudeg tersebut, ia hanya memiliki modal badan yang siap bekerja saja.
"Pertama kali saya ke Yogya hanya modal badan saja yang siap unutk bekerja, tidak tahu mau bekerja apa.
"Sampai akhirnya saya jadi (dapat) tawaran di steward, itu pertama kali saya lihat koki memasak. Jadi inspirasi saya mulai muncul di situ," ujarnya, dikutip TribunJabar.id dari video di channel YouTube MasterChef Indonesia, Minggu (6/6/2021).
Baca juga: Bocoran MasterChef Indonesia Hari Ini, Tantangan Mystery Box, Siapa yang akan Menyusul Brian?
Setelah terinspirasi karena melihat chef memasak, La Ode pun mencari informasi mengenai profesi tersebut.
Akhirnya, ia mendapatkan informasi ada kursus memasak.
"Saya cari kursus yang bisa saya bayar juga, sambil bekerja, di situ saya mulai belajar memasak," ujarnya.
Singkat cerita, La Ode pun harus mengikuti PKL di hotel. Saat PKL itu ia tak digaji.
"Jadi pulang training saya harus kerja lagi di kafe," ujarnya.
Perjuangan La Ode untuk bisa menjadi chef profesional ternyata tak mudah.
Bahkan, ia sempat akan mengubur cita-citanya, karena pandemi melanda.
"Sempat saya kubur cita-cita saya, karena Covid. Kemaren saya harus keluar dulu dari tempat kerja saya.
"Saya menganggur itu hampir satu tahun saya bingung juga mau bagaimana. Saya pikir mungkin memasak tidak bisa lagi," ujarnya.
Akhirnya, La Ode mengikuti audisi MasterChef Indonesia.
Ia pun lolos sampai bisa bertemu dengan Chef Juna, Chef Arnold, dan Chef Renatta.
"Padahal ada audisi, saya coba, ternyata saya sampai ngobrol sama chef-chef yang sering saya lihat ini, saya bangga sekali," ujarnya.