Suami Perempuan Penyebar Hoaks di Indramayu Minta Maaf, Begini Pernyataan Lengkapnya
Warso (37), suami ibu rumah tangga berinisial S (36), pelaku penyebar berita hoaks di Indramayu, Jawa Barat, meminta maaf atas kelalaian istrinya.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Warso (37), suami ibu rumah tangga berinisial S (36), pelaku penyebar berita hoaks di Indramayu, Jawa Barat, meminta maaf atas kelalaian istrinya.
Warso mengakui S sudah membuat gaduh masyarakat dengan postingan berita hoaks yang ia unggah di status WhatsApp pribadinya pada Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.
Dalam postingan itu, S menyebut ada seorang ibu hamil yang meninggal dunia setelah divaksin di puskesmas.
“Ya allah ora tegel deleng e wong lagi meteng d vaksin Ng puskemas langsung mati Ng Kono (Ya Allah, tidak tega melihat seorang ibu hamil divaksin di puskesmas langsung meninggal di tempat)," tulis S dalam statusnya.
Baca juga: Soal Unggahan Ibu Hamil Meninggal Setelah Divaksin di Indramayu, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
Setelah dimintai keterangan oleh polisi, Warso mengaku, awalnya ia tidak mengetahui istrinya membuat status tersebut.
"Suami S lalu meminta maaf atas kelalaian istrinya atas postingan status Whatsapp tersebut," ujar Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara kepada Tribuncirebon.com, Minggu (11/7/2021).
Luthfi menjelaskan, suami S juga sempat menanyakan soal status yang dibuat istrinya untuk mengetahui kebenaran yang terjadi.
S pun menjelaskan kepada suaminya, kabar tersebut ia dapat dari media sosial facebook.
Namun, ia tidak mengetahui kebenaran soal kabar tersebut dan tanpa pikir panjang langsung menyebarkan berita tersebut di statusnya.
S beralasan membuat postingan tersebut karena merasa kasihan dan ingin meneruskan berita tanpa ada maksud apa pun.
Ibu rumah tangga itu juga meminta maaf setelah membuat warga geger dengan postingan yang dibuatnya.
S juga diketahui sudah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan.
"S juga meminta maaf atas postingan di status WhatsApp-nya yang sudah membuat gaduh masyarakat," ujar Luthfi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/irt-sebar-hoax.jpg)