Breaking News:

FKUB Kota Sukabumi Sebut Dibukanya Tempat Ibadah Menjadi Dambaan Umat Apalagi Mendekati Idul Adha

etua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sukabumi Aden Munhiyar menyambut baik kebijakan Mendagri terkait PPKM Darurat terkait dibukanya kembali

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/DIAN HERDIANSYAH
Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Sukabumi, Ade Munhiyar 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBJABAR.ID, SUKABUMI - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sukabumi Aden Munhiyar menyambut baik kebijakan Mendagri terkait PPKM Darurat, terkait dibukanya kembali tempat ibadah.

"Tentunya ini kabar gembira bagi semua kalangan umat beragama, karena pada dasarnya setiap umat ingin beribadah ditempat yang sakral menurut agamanya masing-masing," ucapnya, Minggu (11/7/2021) saat ditemui Tribunjabar.id, disela-sela memberikan nasi kotak bagi petugas PPKM Darurat.

Menurut Ade, sebentar lagi menjelang Idul Adha 1442 Hijriah, tentunya menjadi dambaan umat Islam untuk melaksanakan salat Ied dan kurban.

"Ini tentunya kabar gembira, utamanya umat Islam menjelang salat Idul Adha dan kurban," ucapnya.

Baca juga: Tempat Ibadah di KBB Kembali Dibuka, MUI Ingatkan Satgas Covid-19 Jangan Lengah Lakukan pengawasan

Namun di sisi lain, kata Ade, ada yang perlu diperhatikan dalam situasi pandemi Covid-19 ini. Apalagi kasus Covid-19 terus meningkat, yakni harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah di tempatnya agamanya masing-masing untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya ikhtiar," tuturnya.

Sebelumnya,  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan Instruksi Nomor 19/2021 tentang Perubahan Kedua Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa Bali,  yakni tidak menutup tempat ibadah baik Musala, Masjid, Klenteng, Gereja, hingga Pura.

Optimalkan Pembelian Kurban Online

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat mengoptimalkan Hari Tasyriq, yakni selama tiga hari setelah Iduladha, untuk pembelian dan penyembelihan hewan kurban pada pelaksanaan Iduladha 1442 H. Ia menekankan pembelian hewan kurban pun dapat memanfaatkan teknologi dengan bertransaksi online. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved