Disnakan KBB Masih Temukan Hewan Kurban Tidak Sehat Jelang Idul Adha Tahun Ini, Ada yang Sakit Mata
Disnakan KBB masih menemukan hewan kurban yang kondisinya tidak sehat saat melakukan pemeriksaan menjelang Idul Adha 1442 hijriah.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan), Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menemukan hewan kurban yang kondisinya tidak sehat saat melakukan pemeriksaan menjelang Idul Adha 1442 hijriah.
Pada Idul Adha tahun ini, Disnakan KBB menargetkan bisa memeriksa 11 ribu ekor hewan kurban. Perinciannya, 4 ribu sapi dan 7 ribu untuk kambing dengan sasaran lapak penjual hewan kurban, kandang sejumlah peternak, dan pasar hewan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnakan KBB, Wiwin Aprianti, mengatakan, dari hewan kurban yang sudah diperiksa, pihaknya sudah menemukan sejumlah hewan yang tidak sehat, seperti sakit mata.
"Ada saja ya (tidak sehat), tapi tidak banyak. Untuk saat ini masih kurang dari satu persen dari jumlah semua hewan yang akan kita periksa," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Minggu (11/7/2021).
Menurutnya, untuk hewan kurban yang tidak sehat itu biasanya akibat menempuh perjalanan jauh saat dikirim oleh peternak ke penjual yang ada di KBB.
Faktor lainnya yakni hewan tersebut biasanya kurang minum.
Namun, pihaknya memastikan untuk hewan yang tidak sehat itu kondisinya bisa sehat kembali, asalkan mendapat penanganan yang tepat karena masih ada satu pekan lagi untuk merawat hewan sakit tersebut sebelum disembelih.
"Kami pantau kondisi kesehatan hewan kurban itu baik di lapak penjualan, kandang, maupun tempat penampungan. Di sana hewan harus diberi makan dengan pakan yang baik, diberi minum sesuai aturan, dan terutama harus diberikan obat cacing," kata Wiwin.
Menurutnya, upaya seperti itu memang sudah seharusnya dilakukan oleh petugas dari Disnakan maupun oleh penjual hewan kurban supaya benar-benar layak untuk disembelih saat hari H Idul Adha.
"Kalau sakitnya akibat perjalanan dan kurang minum, biasanya diobatin di tempat juga kondisinya bisa langsung segar lagi," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/harga-hewan-kurban-2021.jpg)