Breaking News:

JNE Siap Salurkan Suplemen Vitamin dan Obat bagi pasien Covid19 di Jabar

JNE dipercaya untuk menyalurkan bantuan obat – obatan dan suplemen vitamin secara gratis yang di inisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Editor: bisnistribunjabar
Dok. JNE
Ksatrian JNE bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Dalam Seremoni Pelepasan Paket Obat Pasien Covid - 19 untuk Warga Jawa Barat 

Juli 2021 – JNE dipercaya untuk menyalurkan bantuan obatobatan dan suplemen vitamin secara gratis yang di inisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat kepada ribuan pasien COVID – 19 yang sedang melakukan isolasi mandiri (ISOMAN). Tingginya kasus COVID – 19, khususnya di Jawa Barat mendorong JNE untuk melaksanakan proses pengiriman keperluan obatobatan dan multivitamin hingga ke tangan penerima.

Keterbatasan mobilitas dan kesulitan mendapatkan obatobatan pada saat pandemic, merupakan permasalahan yang harus dihadapi bersama. JNE direkomendasikan oleh pemerintah untuk beroperasi serta dapat menyalurkan keperluan logistik dan lainnya, sangat menyambut baik program ini. Dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang tinggi, JNE siap untuk mendukung dan mensukseskan pengiriman obatobatan dan multivitamin ke seluruh wilayah di Jawa Barat.

Ditengah pelaksanaan PPKM (Pemberlakuakn Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat, pemerintah memprioritaskan penanganan distribusi obatobatan. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, “Prioritas penanganan inilah yang didahulukan, kami bekerja sama dengan perusahaan kurir atau pengiriman yang tentunya diharapkan satu hari sampai langsung ke pasien di Jabar”, ucapnya.

Kesiapan JNE dalam penanganan program ini meliputi kiriman keseluruh area Jawa Barat dengan lebih dari 500 kiriman per hari, dengan estimasi waktu kiriman sampai di hari yang sama hingga keesokan harinya.

Iyus Rustandi, Kepala Cabang JNE Bandung menyampaikan, “JNE mendukung penuh program ini, dan kami akan terus memaksimalkan layanan yang prima, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan".

Penyemprotan disinfektan rutin dilakukan ke paket mau pun tempat kerja, pengecekan suhu tubuh karyawan sebelum memasuki area kerja, penyediaan fasilitas kebersihan seperti tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Penerapan physical distancing di area kerja, WFH (Work From Home) kepada karyawan yang memungkin bekerja dari rumah, dan penggunaan APD pada saat proses pengiriman dan di area kerja, sehingga dipastikan penerima aman dan nyaman menggunakan layanan JNE, pungkas Iyus.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved