Breaking News:

Cerita Pembuat Peuyeum Bendul di Purwakarta, Biasanya Mengirim 1 Kuintal Peuyeum Tiap Hari, Kini . .

Cici dulu bisa mengirim peuyeum setiap hari ke Cikampek. Kini seminggu cuma dua kali.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Dwiki MV
Cici seorang produsen peuyeum bendul di Purwakarta. Sejak pandemi Covid-19, pendapatannya berkurang drastis. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pandemi Covid-19 yang masih terjadi, berimbas kepada produsen peuyeum bendul yang berada di Kampung Bendul, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Para produsen merugi karena berkurangnya pesanan.

Menurut Cici (30), salah satu produsen peuyeum bendul, di saat awal adanya pandemi Covid-19, pendapatannya turun cukup drastis.

"Mulai di saat ada corona jadi mengirimnya hanya 80 kilogram saja, sebelumnya bisa ngirim sampai 1 kuintal bahkan 1 ton," kata Cici saat ditemui Tribunjabar.id, Sabtu (10/7/2021).

Cici menceritakan, sebelum pandemi, setiap hari ia mengirim peuyeum bendul ini ke daerah Cikampek yang tiap hari mencapai 1 kuintal bahkan bisa mencapai 1 ton di setiap pengirimannya.

Namun saat ini ia hanya mengirim seminggu dua kali saja.

"Ngirim peuyeum ini biasanya ke Cikampek setiap hari, tapi sekarang mah cuman sedikit," ujarnya.

Cici mengaku untuk saat ini juga hanya mendapati keuntungan yang sedikit, ditambah kondisi PPKM Darurat yang baru saja diterapkan oleh pemerintah pusat, sehingga proses pengirimannya sedikit terhambat.

"Seminggu ya paling ngirimnya hanya 2 kali aja, sebelum corona hampir full tiap hari ngirim," ucapnya.

Dengan kondisi saat ini, Cici berharap agar kondisi dari pandemi Covid-19 ini cepat teratasi, sehingga ia bisa menjual serta mengirim kembali normal seperti biasanya.

"Harapannya ya normal lagi aja, kalo normal lagi tuh enak bisa ngirim setiap hari dan dari segi pendapatannya juga ikutan normal," ucapnya.

Baca juga: Tak Bisa Apel karena PPKM Darurat, Ini Lagu Sunda yang Cocok Didengarkan, Cukup Halo Na Telepon

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved