Arogansi Petugas Penyekatan ke Anggota Paspampres, Kapolres Minta Maaf, Anak Buah Diperiksa Propam

Empat anggota Polres Jakarta Barat yang arogan pada Paspampres pada Rabu (7/7/2021) saat bertugas di titik penyekatan PPKM Darurat diperiksa Propam.

Editor: Mega Nugraha
Youtube BATALYON TV
Praka IG, anggota Paspampres, saat diingatkan oleh pimpinan anggota TNI yang bertugas di pos penyekatan PPKM darurat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Empat anggota Polres Metro Jakarta Barat yang arogan pada petugas Paspampres pada Rabu (7/7/2021) saat bertugas di pos penyekatan PPKM Darurat Daan Mogot, diperiksa di Propam Polda Metro Jaya.

"Anggota saya diperiksa Propam Polda Metro Jaya, empat orang," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo dikutipd dari Tribunnews.com, Jumat (9/7/2021).

Arogansi petugas itu tampak terlihat jelas di video berdurasi 29 detik yang viral. Anggota Paspampres itu diminta menunjukan kartu identitas oleh petugas berpakaian preman namun menolak karena petugas tak berseragam.

Bahkan, anggota Paspampres yang terjebak kemacetan itu tampak seperti didorong.

"Kalau kamu Paspampres, kenapa memang?" ujar seorang polisi seperti dilihat dalam video yang beredar,"

"Iya, saya salah," ujar anggota Paspampres bernama Praka IG.

Kemudian sejumlah anggota TNI yang bertugas di penyekatan memeriksa Praka IG. "KTA-mu mana?" tanya anggota TNI.

Baca juga: Puluhan Anggota Paspampres Datangi Polres Metro Jakbar, Buntut Praka IG Ditahan di Pos Penyekatan

Setelah ditunjukan, Praka IG akhirnya bisa melanjutkan perjalanan.

"Kita evaluasi di lapangan, penekanan untuk lebih baik dan humanis, tidak boleh sewenang-wenang. Untuk yang berpakaian preman sementara tidak kita ikutkan penyekatan agar tidak salah paham di lapangan," ujarnya.

Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Bhirawa Braja Paksa menambahkan, pihaknya sudah memeriksa anggota yang arogan tersebut.

”Berkaitan dengan video itu, kami melakukan pemeriksaan kepada anggota yang salah paham di Kalideres itu. nggak berantem. Yang di lapangan menyampaikan hal-hal yang harus disampaikan oleh anggota. Nggak ada yang berantem, salah paham aja,” ujar Kombes Bhirawa Braja Paksa.

Bhirawa mengatakan pihaknya akan mempelajari kasus tersebut. Di sisi lain, ia menekankan agar personel mengedepankan sikap humanis dalam penegakan PPKM darurat ini.

"Untuk sementara kalau kita perhatikan dari video itu kan memang sikapnya marah-marah ya anggota kita itu. Memang kan di dalam melayani masyarakat seharusnya lebih humanis, lebih sopan."

Pada malam harinya, sejumlah anggota Paspampres mendatangi Mapolres Jakarta Barat untuk menanyakan pada pimpinan soal langkah yang sudah dilakukan pada anggota tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved