Suhu Udara di Bandung Saat Ini terasa Lebih Dingin, Ini Kata BMKG Bandung

Prakirawan Cuaca BMKG Bandung, Yuli Yulianti, mengatakan adanya peristiwa suhu dingin di bulan Juli

Pixabay.com
Ilustrasi suhu di Bandung dingin 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Berdasarkan pantauan cuaca di Stasiun Geofisika Bandung, suhu udara minimum pada Kamis (8/7/2021) tercatat 17,4 C°, lebih dingin dibandingkan normal suhu minum Bandung pada Juli yaitu 17,6 °C.

Prakirawan Cuaca BMKG Bandung, Yuli Yulianti, mengatakan adanya peristiwa suhu udara dingin di bulan Juli adalah hal yang normal. 

Hal ini, katanya, disebabkan oleh faktor musim dingin di Australia. Di Jabar, ucapnya, sedang berlangsung periode musim kemarau yang membuat sirkulasi angin yang menuju Jawa Barat dari benua Australia yang bersifat dingin dan kering.

"Gerak semu matahari ke utara bumi mengakibatkan kita yang berada di selatan bumi kehilangan sumber panas sehingga suhu udaranya menjadi lebih dingin," katanya melalui siaran tertulis, Kamis (8/7/2021).

Selain itu, kata Yuni,suhu dingin disebabkan karakteristik udara musim kemarau, kurangnya uap air karena musim kemarau. 

Baca juga: Aphelion dan Bumi Seakan Tak Berselimut, Kata BMKG Soal Suhu Dingin di Majalengka, di Bandung Juga

Dampaknya adalah panas dari permukaan bumi pada saat malam hari langsung terlepas ke lapisan lebih tinggi, sehingga tidak ada panas yang tersimpan dekat permukaan bumi. Akibatnya, pada pagi hari udara terasa lebih dingin.

"Kondisi dingin yang kita rasakan saat ini adalah siklus normal yang berulang tiap tahun. Tetap menjaga kesehatan, selalu ingat Prokes 5M dan jangan lupa Bahagia," katanya.

Yuni mengatakan kondisi dingin pada pagi hari merupakan hal yang berulang setiap tahun pada periode musim kemarau.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved