Kamis, 28 Mei 2026

PPKM Darurat

Puluhan Pengendara Dipaksa Kembali Saat Hendak Masuk Bandung Melalui Tol Pasteur

Puluhan pengendara gagal masuk ke Kota Bandung dalam penyekatan yang kembali dilakukan petugas gabungan di pintu Tol Pasteur, Kamis (8/7/2021)

Tayang:
Editor: Arief Permadi
Dokumentasi Polrestabes Bandung
Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Asep Kusmana, terjun langsung memeriksa kelengkapan dokumen pengendara yang hendak masuk ke Kota Bandung melalui pintu Tol Pasteur, pada hari keenam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kamis (8/7/2021) 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.ID - Puluhan pengendara yang hendak memasuki Kota Bandung dari pintu Tol Pasteur dipaksa kembali dalam  penyekatan yang kembali dilakukan petugas gabungan di gerbang tol tersebut pada hari keenam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Darurat, Kamis (8/7/2021).

Sejak pukul 06.00 hingga pukul 11.30, sebanyak 146 kendaraan diperiksa.

"Dari jumlah tersebut, 27 di antaranya kami paksa kembali ke daerah asal," ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Asep Kusmana, di lokasi penyekatan, beberapa saat lalu.

Asep mengatakan, para pengendara yang melintas di gerbang Tol Pasteur mereka paksa kembali ke tempat asal karena berkendara tanpa membawa kelengkapan dokumen yang diperlukan untuk dapat memasuki Kota Bandung selama PPKM Darurat ini

Kelengkapan dokumen yang diperiksa, kata Asep, adalah kartu tanda penduduk, sertifikan telah menjalani vaksinasi Covid-19, dan surat telah menjalani tes antigen atau PCR yang masih berlaku dengan hasil negatif Covid-19.

"Yang tidak lengkap langsung kami minta untuk masuk kembali ke GT Pasteur dan kembali ke daerah asal, kecuali mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal," ujarnya.

Asep mengatakan, penyekatan ini mereka lakukan untuk mencegah melonjaknya kembali angka penularan Covid-19.

"Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki keperluan yang mendesak untuk menunda dulu rencana bepergiannya pada masa PPKM Darurat ini. Tunda demi mencegah penularan virus corona," kata Asep. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved