Breaking News:

Tak Ada Oksigen di Rumah, Pakai Teknik Proning untuk Pasien Covid-19 Alami Sesak Nafas Saat Isoman

Pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri terancam kena sesak nafas tiba-tiba. Jika tidak punya oksigen, bisa melakukan teknik proning

Penulis: Cipta Permana | Editor: Mega Nugraha
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur kadar oksigen dalam darah. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pasien Covid-19 yang isolasi mandiri diri (isoman) di rumah harus memiliki oxymeter selama menjalani isoman.

Di tengah lonjakan kasus Covid-19, ruang perawatan pasien jadi penuh sehingga banyak pasien Covid-19 yang isoman di rumah, termasuk bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang. Salah satu yang diraskan yakni sesak nafas.

Oxymeter ukurannya kecil. Penggunannya dengan dijepitkan ke salah satu jari tangan. Setelah itu, oxymeter akan menghitung suplai oksigen ke dalam darah.

Bagi orang sehat, suplai oksigen ke dalam darah mencapai 98 sampai 100%. Angka itu akan terdeteksi di alat oxymeter. Karena itu jika terinfeksi Covid-19, sangat penting memiliki oksimetri di rumah.

Jika saturasi oksigen berdasarkan oxymeter menunjukan angka di bawah 95 persen bahkan di bawah 90 persen, maka harus mendapat pertolongan pertama ke rumah sakit.

Rumah Sakit Penuh dan Oksigen Langka

Hanya saja, saat ini, kondisi rumah sakit penuh. Pasien Covid-19 bergejala tidak jarang harus isolasi mandiri di rumah. Untuk mengantisipasi sesak nafas tiba-tiba pertolongan pertamanya memerlukan bantuan suplai oksigen medis. Namun oksigen medis pun saat ini langka.

"Itu sebabnya telemedicine sekarang akan menjadi program yang digulirkan RK (Ridwan Kamil) untuk penduduk Jabar. Sesak nafas merupakan keluhan subyektif, harus dinilai secara obyektif. Petugas medis paramedis menentukan urgensi oksigen untuk setiap keluhan sesak nafas," kata Epidemiolog Universitas Islam Bandung (Unisba), dr. Fajar Awalia Yulianto, saat dihubungi Tribun via ponselnya pada Senin (5/7/2021).

Tapi jika merujuk pada tingkat saturasi oksigen normal manusia dewasa yakni di atas 95 persen, bagaimana jika pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah tiba-tiba sesak nafas dengan saturasi di bawah 90 persen berdasarkan alat ukur oxymeter. Hal itu kata dia, belum tentu perlu oksigen.

"Masih ada teknik proning untuk menunggu oksigen datang," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved