Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Ramai Video Soal Menghirup Uap Panas dan Mencuci Hidung Pakai Cairan Infus, Ini Kata Dokter

Sekarang lagi rame soal minum air panas dan menghirup uap air panas yang ditetesi eucalyptus bisa membunuh virus korona

Penulis: Shania Septiana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
freepik
Ilustrasi virus corona 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Shania Septiana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Tingginya kasus Covid-19 di Indonesia diiringi maraknya hoaks yang beredar.

Beredar sebuah video melalui pesan berantai di WhatsApp yang menyatakan meminum air panas 6 kali sehari, meminum susu panas dan teh panas 4 kali sehari, dan rajin menghirup uap panas bisa membunuh  virus korona.

Menurut dokter Umum di Klinik Adi Amerta, dr Sastika Nurwinda, WHO tidak pernah mengeluarkan hasil penelitian soal meminum minuman panas dan menghirup uap panas dapat membunuh virus korona.

"Sekarang lagi rame soal minum air panas dan menghirup uap air panas yang ditetesi eucalyptus bisa membunuh virus korona. Eucalyptus memang betul memiliki sejumlah zat aktif yang bersifat anti virus, anti jamur, dan anti bakteri, tapi bukan berarti Covid-19 dapat hilang dengan eucalyptus," ucap Sastika saat dihubungi, Rabu (7/7/2021).

Tidak ada bukti klinis, ucap Sastika, yang bisa membuktikan hal itu dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

"Jelas itu hoaks, yang nyebarin pesan WhatsApp itu kan orang yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bernama Doni Monardo. Padahal beliau (Doni) tidak pernah mengutarakan statement tersebut," ujarnya.

Baca juga: Denda Rp 15 Juta Untuk Tiga Warga Tasikmalaya Pemilik Minimarket dan Cafe, Melanggar PPKM Darurat

Tidak hanya itu, beredar juga di media sosial, sebuah video yang menjelaskan tata cara membersihkan hidung.

Video tersebut memperlihatkan cara mencuci hidung untuk membersihkan rongga dan mencegah masuknya virus, kuman, dan bakteri.

Video yang disertai dengan narasi tersebut menjelaskan hasil tes swab bisa negatif jika mencuci hidung memakai cairan infus NaCL. Sastika mengatakan narasi dalam video tersebut salah.

"Ngapain coba mencuci hidung, mau dicuci pake air yang kemudian dilarutkan dengan cairan apapun gak akan menyembuhkan apa-apa, apalagi klaim bahwa mencuci hidung dengan cairan infus agar hasil tes swab negatif," katanya.

Sastika mengimbau masyarakat untuk mengosumsi makanan sehat dan vitamin, rajin berolahraga, dan mengupayakan diri untuk tetap di rumah untuk melindungi diri dari paparan Covid-19.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved