Breaking News:

PPKM Darurat

Pedagang Makanan Tak Taati Aturan PPKM Darurat Divonis Denda Rp 200 Ribu Langsung Bayar di Bank

Pelaku usaha kuliner yang melayani pengunjung makan di tempat turut disidang dengan vonis denda Rp 200 ribu dan membayar langsung di unit bjb mobile

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Warga yang terjaring operasi yustisi PPKM darurat saat menjalani persidangan di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (7/7/2021) 

Pelanggar Aturan PPKM Darurat di Kabupaten Cirebon Langsung Disidang

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah pengendara yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan terjaring operasi yustisi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Rabu (7/7/2021).

Mereka terjaring operasi yang digelar petugas gabungan di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Para petugas menghalau pengendara yang melintas di ruas jalan tersebut, kemudian menghentikan warga yang tidak memakai masker.

Warga yang terjaring razia tampak langsung didata dan mengikuti persidangan di tempat.

Majelis hakim dari Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon terlihat mengadili satu per satu warga yang terjaring operasi yustisi tersebut.

Mereka pun divonis denda Rp 30 ribu - Rp 50 ribu dan diminta membayarnya langsung di unit bjb mobile yang telah disiapkan di lokasi.

Selanjutnya warga yang telah membayar denda dapat melanjutkan perjalanannya setelah petugas memberinya masker gratis.

Selain itu, sejumlah pelaku usaha kuliner juga turut disidang karena kedapatan masih melayani pengunjung makan di tempat.

Padahal, selama PPKM darurat kafe, restoran, dan rumah makan hanya diperbolehkan melayani pesanan take away.

Majelis hakim memvonis para pelaku usaha kuliner tersebut untuk membayar denda sebesar Rp 200 ribu.

Bahkan, pengelola toko di sektor esensial yang masih diizinkan beroperasi selama PPKM darurat pun turut diseret ke meja hijau.

Pasalnya, mereka tidak melengkapi fasilitas penunjang protokol kesehatan di tempatnya masing-masing dan divonis denda Rp 300 ribu. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved