Breaking News:

Mudahkan UMKM Bertansaksi Non Tunai dan Hindari Kontak Langsung, BRI Hadirkan Micropayment Ecosystem

Dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat, pembayaran non tunai saat bertransaksi menjadi pilihan supaya tak terjadi kontak langsung

DOK BRI
ILUSTRASI transaksi pembayarannya melalui aplikasi digital BRI. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pembayaran secara non tunai ketika melakukan transaksi menjadi pilihan supaya tidak terjadi kontak langsung. 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pun berupaya meningkatkan penetrasi transaksi micropayment ecosystem di tengah masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan BRI adalah menjalin kerja sama dengan para pedagang agar mulai melakukan transaksi secara non tunai (cashless) lewat instrumen Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Asisten Manajer Pemasaran Mikro (AMPM) Bank BRI Kantor Cabang Majalaya, Gun Gun Gunawan mengatakan, micropayment ecosystem bagi pelaku UMKM ini hadir untuk mewujudkan bisnis mikro yang berkelanjutan melalui klasterisasi usaha.

"Micropayment ecosystem BRI konsisten terhadap memajukan bisnis umum dan memfasilitasi UMKM dengan harapan di masa pandemi ini jangan sampai UMKM jadi terbengkalai," ujar Gun Gun saat ditemui di BRI Kantor Cabang Majalaya, Rabu (7/7/2021). 

Oleh karena itu BRI mengajak nasabah UMKM untuk bisa bertahan dan berkembang di saat sulit untuk mewujudkan mikro berkelanjutan dengan klaster usaha," ujar Gun Gun. 

Melalui micropayment ecosystem, pelaku UMKM bisa melakukan transaksi dengan QRIS sehingga semuanya menjadi cashless

Baca juga: Panen Hadiah Simpedes Berikan Peralatan Elektronik Hingga Mobil Untuk Nasabah BRI

Selain itu pola atau kegiatan yang digagas oleh BRI dalam membantu UMKM adalah memberikan berbagai pelatihan  kepada mitra binaan BRI dalam bentuk webinar. 

Dalam micropayment ecosystem ini pun berbagai usaha ada di klaster yang berbeda mulai dari kopi, sayuran, dan makanan ringan yang kemudian dibantu untuk dicarikan pasarnya. 

Pada masa ini juga, BRI memberikan modal supaya tenaga kerja tidak ada yang di-PHK. 

Oleh karena itu BRI menghadirkan restrukturisasi karena memahami keadaan yang terjadi saat ini. 

"Kami juga nggak mau kehilangan nasabah di kondisi seperti ini, jadi ingin semuanya bertahan dan cari solusi bersama di masa pandemi ini," ucap Gun Gun.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved