Breaking News:

PPKM Darurat di Kota Tasikmalaya

Cerita Tukang Bubur di Tasik Kena Denda Rp 5 Juta, Pinjam Uang Sana-sini, Ada Agnia yang Menyumbang

Sawa dan kakaknya, Endang, sempat meminjam uang ke sana-sini untuk membayar denda Rp 5 juta.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
tribun jabar/firman suryaman
Sawa (kiri) semringah sudah bayar denda Rp 5 juta sumbangan agnia. (tribun jabar/firman suryaman) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sebelum mendapat bantuan pembayaran denda Rp 5 juta, tukang bubur ayam di Tasikmalaya sempat pinjam sana-sini agar segera bisa bayar denda.

Sawa Hidayat, adik Endang, pemilik bubur ayam yang kena denda Rp 5 juta karena melanggar aturan PPKM darurat, mengungkapkan hal itu.

"Kami sempat pinjam uang sana-sini ke keluarga dekat agar segera bisa bayar denda," kata Sawa, di kedai bubur ayam milik kakaknya di simpang Jalan Galunggung-Jalan Gunung Sabeulah, Kota Tasikmalaya, Rabu (7/7/2021) sore.

Sawa yang ikut membantu usaha sang kakak, mengungkapkan, begitu kena denda Rp 5 juta, ia bersama kakaknya berupaya mengumpulkan uang.

"Karena uang yang ada kurang, kami kemudian berupaya meminjam ke sejumlah keluarga dekat," ujar Sawa.

Namun, kata Sawa, di luar dugaan kedatangan pegiat sosial dan budaya Kota Tasikmalaya, Kang Uyung, dan memberikan uang Rp 5 juta.

"Katanya uang itu sumbangan dari seorang agnia yang enggan disebutkan namanya. Kami langsung berucap syukur," kata Sawa.

Sebelumnya, bubur ayam milik Endang terjaring razia PPKM darurat karena melanggar aturan.

Yakni melayani pembeli makan di tempat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved