Breaking News:

PPKM Darurat

Bupati Cianjur Sebut Warga yang Mendapat Bantuan PPKM Darurat Hanya yang Terdaftar di DTKS

"Penerima bantuan PPKM Darurat harus terlebih dahulu terdaftar di DTKS dikurangi penerima BPNT, dikurangi penerima PKH dan BLT Desa,"

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Pembagian bantuan PPKM Darurat kepada warga di Desa Ciherang, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Bantuan dana tunai PPKM Darurat mulai dibagikan kepada warga di Cianjur.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan warga yang mendapat bantuan PPPKM darurat adalah mereka yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pembagian dilakukan di masing-masing desa dan dimonitor oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Bantuan diberikan kepada warga berpenghasilan rendah yang terdampak akibat diberlakukannya PPKM Darurat.

Herman mengatakan, pemberian dana tunai yang mulai diberikan kepada masyarakat sesuai rencana dengan peraturan perundangan-undangan berlaku.

"Masyarakat yang akan menerima harus terlebih dahulu terdaftar di DTKS dikurangi penerima BPNT, dikurangi penerima PKH dan BLT Desa," kata Herman Suherman di Cianjur, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Denda PPKM Darurat Rp 5 Juta untuk Tukang Bubur di Tasikmalaya Sudah Dibayar

Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto SIP MM (kedua dari kiri) bersama Bupati Cianjur H Herman Suherman (kiri) dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 di Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (15/6/2021).
Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto SIP MM (kedua dari kiri) bersama Bupati Cianjur H Herman Suherman (kiri) dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 di Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (15/6/2021). (TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ)

Herman mengatakan, penerima bantuan dana tersebut akan diberikan Rp 200 ribu per orang. Total penerima mencapai hampir 28 ribu dengan total anggaran Rp 5 miliar, tapi masih dapat bertambah.

"Pembagian dana tunai serentak, kami bantu masyarakat untuk kebutuhan kehidupan selama PPKM mikro darurat dengan jumlah warga penerima bervariasi. Di Desa Nagrak saja hampir 400 orang, ada yang di Desa lain itu 40, 50 bahkan ada yang 500," ujarnya.

Menurutnya, ada mekanisme tersendiri agar masyarakat mendapatkan dana bantuan tunai PPKM mikro darurat dengan mendaftarkan terlebih dahulu di program Six and G di desa setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved