Breaking News:

PPKM Darurat

Bantuan Tunai Rp 600 Ribu PPKM Darurat di Garut akan Diserahkan Mulai Senin Depan

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan bantuan tunai tersebut akan masuk pada Kamis ke Kantor Pos Garut

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat diwawancara di Command Center, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT- Bantuan tunai program social safety net dari pemerintah pusat untuk warga Garut mulai disalurkan hari Senin pekan depan.

Bantuan senilai Rp 600 ribu tersebut dan akan diberikan kepada 46 ribu keluarga di Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan bantuan tunai tersebut akan masuk pada Kamis ke Kantor Pos Garut dan akan dipersiapkan mekanisme pembagiannya.

"Mungkin hari Jumat ada persiapan karena waktunya pendek ya, jadi hari Senin secara resmi kami gulirkan ke 46 ribu kepala keluarga," ujar Rudy Gunawan saat diwawancara di Command Center, Rabu (7/7/2021).

Rudy menjelaskan pembagian bantuan tunai itu akan dilakukan di setiap desa untuk mencegah kerumunan massa.

"Itu nanti dibagikan di masing-masing desa, jadi kita bawa uang cash bersama TNI Polri, jadi warga tidak perlu antri di kantor pos," ucapnya.

Baca juga: Bupati Cianjur Sebut Warga yang Mendapat Bantuan PPKM Darurat Hanya yang Terdaftar di DTKS

Kepala Kantor Pos Garut, Andrianto, mengimbau masyarakat agar tertib dalam proses pencairan terutama soal protokol kesehatan untuk memudahkan pelayanan.

"Masyarakat diimbau untuk tertib, bisa datang sesuai jadwal yang sudah ditetapkan untuk memudahkan pelayanan," katanya.

Andrianto menjelaskan data pembagian bantuan tunai pada April, tercatatat 46.755 penerima dari jumlah itu terdapat data ganda berjumlah 1.500 penerima.

"Jumlah tersebut oleh kita ditarik lagi uangnya, dikembalikan ke kas negara," ucapnya.

Untuk bantuan tunai di masa PPKM Darurat ini, ucap Andrianto, Kantor Pos Garut belum bisa memastikan jumlah penerima.

"Saya akan pastikan tidak ada data ganda, agar penyalurannya tepat sasaran," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved