Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Rumah Sakit di Cianjur Ubah Skenario, Hampir Setengahnya Akan Diisi Pasien Covid-19

Rumah sakit umum pemerintah di Cianjur mulai melakukan skenario perluasan tempat perawatan untuk pasien covid-19.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Irvan Nur Fauzi M Kes 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Rumah sakit umum pemerintah di Kabupaten Cianjur mulai melakukan skenario perluasan tempat perawatan untuk pasien covid-19.

Hampir setengah ruang perawatan atau 40 persen akan digunakan untuk pasien covid-19.

Hal tersebut merujuk pada angka peningkatan pasien covid-19 setiap harinya. Akhir pekan kemarin tembus 1.000 dan pada hari ini berada di kisaran angka 1.094 pasien.

Bupati Cianjur Herman Suherman akan segera membuat surat edaran terkait hal tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy, mengatakan pemberlakuan tersebut akan dimulai pada hari ini, Selasa (6/7/2021).

"Rumah sakit pemerintah di Cianjur akan memberlakukan 40 persen ruangan untuk pasien covid-19," ujar Irvan, Selasa (6/7/2021).

Irvan mengatakan, untuk semua fasilitas kesehatan sebagai sektor kritikal seperti kantor dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, tetap kekuatan penuh tak melakukan work from home.

Baca juga: RSUD Palabuhanratu Klaim Stok Oksigen Aman, Humas: Kita Miliki Gas Oksigen Sentral

"Hari ini kami fokus melakukan kegiatan di hilir yakni peningkatan tracing, testing, serta menghimpun fasilitas swasta, penguatan isolasi di desa memberikan treatment karena masih ada yang belum berjalan," ujar Irvan.

Menurutnya hal tersebut dilakukan agar bisa dioptimalkan pasien yang ditemukan tanpa gejala tak mesti harus dirawat di rumah sakit.

Irvan mengatakan, permasalahan oksigen warga Cianjur diminta tak panik. Warga yang terpapar tetap harus mempercayakan kepada tenaga fasilitas kesehatan.

"Kami tetap berusaha memenuhi permintaan gas dari faskes dan rumah sakit, warga diimbau tak panik," ujar Irvan.

Baca juga: Ada Nakes Terpapar Covid-19, Layanan Puskesmas Kebonpedes Sukabumi Ditutup Sementara

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved