Breaking News:

Ini Tiga Fitur Utama di Pikobar untuk Warga yang Tengah Menjalani Isolasi Mandiri

Setiaji mengatakan, terdapat tiga menu utama dalam fitur Isoman. Pertama adalah informasi mengenai tata laksana isoman.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Pikobar
Tangkapan layar laman pikobar yang mengenai pemberian multivitamin dan obat bagi pasien Covid-19 di Jabar yang tengah menjalani isolasi mandiri. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah memperkuat manajemen perawatan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Salah satunya dengan meluncurkan fitur Isoman dalam portal Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar Setiaji menuturkan pemantauan pasien Covid-19 yang menjalani isoman perlu dilakukan secara ketat.

Hal itu penting untuk mencegah pasien Covid-19 mengalami gejala yang lebih berat. Jika terjadi perburukan, penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

Setiaji mengatakan, terdapat tiga menu utama dalam fitur Isoman. Pertama adalah informasi mengenai tata laksana isoman.

"Bagaimana melakukan isoman yang benar, berapa lama harus isoman. Setelah isoman, apa yang harus dilakukan. Sehingga, pasien Covid-19 dapat menjalankan isoman dengan tepat," kata Setiaji melalui siaran digital, Selasa (6/7/2021).

Menu kedua yakni telekonsultasi. Dengan adanya sistem telekonsultasi, kata Setiaji, pasien Covid-19 yang menjalani isoman dapat memeriksakan kondisi kesehatan secara rutin.

Baca juga: Kebutuhan Oksigen Meningkat Seiring Lonjakan Kasus Covid, Oksigen Jatah Industri Dialihkan ke Medis

Selain menghadirkan dokter dari Dinas Kesehatan secara langsung, Diskominfo Jabar menyiapkan sistem untuk merespons setiap pertanyaan.

"Ada tim dokter yang disiapkan selama 24 jam secara langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan yang umum dan spesifik," ucapnya.

Setiaji mengatakan, pasien Covid-19 dapat mengajukan permohonan paket obat dan multivitamin untuk mempercepat pemulihan.
Paket obat dan multivitamin pun akan disesuaikan dengan kondisi pasien Covid-19 setelah berkonsultasi.

"Saat mengajukan permohonan vitamin dan obat, pasien Covid-19 akan mengisi form. Nanti ada beberapa syarat, seperti mengisi biodata dan melampirkan hasil tes positif Covid-19," katanya.

Setiaji berharap dengan hadirnya fitur Isoman, penanganan pasien Covid-19 yang menjalani isoman bisa lebih optimal. Selain itu, tingkat keterisian rumah sakit pun dapat terus ditekan.

Baca juga: Pemerintah Impor Oksigen, Kasus Covid-19 Sudah Kritis, RS Penuh Oksigen Medis Langka

Dengan begitu, pasien Covid-19 bergejala berat sampai kritis bisa mendapatkan penanganan dan perawatan di rumah sakit.

"Fitur ini bisa menjadi skrining awal, sehingga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19, tapi tanpa gejala dan gejala ringan, tidak harus langsung datang ke rumah sakit. Mereka bisa berkonsultasi dan mendapatkan penanganan melalui portal Pikobar," ucapnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved